Menkominfo, Budi Arie Setiadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safitri

Penambahan Anggaran Kominfo Rp10 Miliar untuk Sosialisasi Makanan Gratis Dikritik

Sabtu, 21 September 2024 - 16:21 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua LQ Indonesia Law Firm dan Quotient Fund, Alvin Lim mengkritik penambahan anggaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebesar Rp 10 miliar pada tahun anggaran 2025 untuk sosialisasi program makanan siang bergizi gratis di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurut Alvin Lim, seharusnya anggaran puluhan miliar itu digunakan untuk pemberantasan judi online atau judul. Sebab, penyakit judol di tengah masyarakat makin mengkhawatirkan. 

"Inikan sekarang masih zaman Pak Jokowi dan dicanangkan Pak Prabowo. Kenapa nggak nanti saja. Jadi Maksud saya kenapa seharusnya Kominfo itu tidakn fokus melakukan agenda yang sudah dicanangkan pemerintahan saat ini ya penanganan satgas judol itu," kata Alvin dalam podcast 'Cerdas Hukum', Jumat (20/9/2024).

Alvin Lim mengatakan, penanganan judi online yang dilakukan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi kurang maksimal. Hal tersebut karena masih banyaknya situs judi online beroperasi di Indonesia. 

"Ini pemberantasan judi online belum selesai ditangani Budi Arie padahal ini sangat penting karena merusak sendi-sendi masyarakat. Bahkan bisa membuat masyarakat miskin, yang berumah tangga bisa cerai, jadi kasus judi online juga menambah angka kemiskinan," ujarnya. 

Alvin menyarankan Ketua Umum Projo itu untuk fokus terhadap pemberantasan tindak pidana judi online. Menurutnya, sosialisasi program makanan siang bergizi gratis bukan tupoksi lembaganya.

"Ini satu tugas tidak selesai sudah minta anggaran untuk yang lain yang saya pertanyakan itu, kenapa tidak fokus aja kepada pemberantasan judi online," ujarnya.

Berita Terkait :
1
2 Selanjutnya
Topik Terkait
Saksikan Juga
01:14
02:49
06:34
01:55
02:35
01:52
Viral