- tim tvone/sri Gustina
Kisruh! Klub Anggota PSMS Tidak Akui PT KMI, Ini Alasannya
"Kita sudah mengirimkan pernyataan tersebut kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru. Dan, kita meminta agar PT KMI mengembalikan PSMS kepada klub," pungkasnya.
Ditambahkannya, PSMS hingga saat ini masih milik klub. Hal itu didukung Surat Pernyataan Edy Rahmayadi pada Februari 2016 lalu. Dalam surat itu, bahwa Edy Rahmayadi mengaku memiliki saham sebesar 51 persen dari klub anggota PSMS.
"Edy juga menyebutkan bahwa jika dia meninggal dunia, maka saham sebesar 51 persen tidak otomatis menjadi milik kepunyaan dari ahli waris. Dan, saham itu akan dikembalikan kepada 40 klub dan pengurus PSMS," tegasnya.
Klub mengaku kecewa dengan sikap Edy Rahmayadi tersebut. Sebab, dia mengambil tindakan tanpa melibatkan klub.
"Dia sendiri mengakui bahwa sahamnya adalah milik klub. Tapi semua tindakannya di PSMS tanpa melibatkan klub," pungkasnya. (Sgh/Aag)