Pelatih Manchester United, Ruben Amorim.
Sumber :
  • Instagram/Manchester United

Reaksi Ruben Amorim usai Manchester United Kalah Telak dari Bournemouth: Periode Buruk Setan Merah Akan Berakhir

Selasa, 24 Desember 2024 - 22:08 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester United, Ruben Amorim buka suara usai Setan Merah kalah telak dari Bournemouth di lanjutan Liga Inggris 2024-2025.

Sejak menangani Manchester United, Ruben Amorim belum berhasil membuat The Red Devils menunjukkan konsistensi.

Bahkan Manchester United sempat beberapa kali menelan kekalahan, terbaru dari Bournemouth 0-3 pada Minggu (22/12/2024) lalu.

Pada pertandingan tersebut, Manchester United takluk akibat gol Bournemouth yang dicetak oleh Dean Huijsen, Justin Kluivert serta Antoine Semenyo.

Kekalahan dari Bournemouth membuat Manchester United hanya mampu mengamankan dua kemenangan dari enam pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris semenjak ditangani Amorim.

Imbas dari hasil tersebut, Manchester United masih tertahan di peringkat 13 klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan 22 poin dari 17 pertandingan, terpaut sembilan poin dari empat besar.

Menanggapi penampilan buruknya skuad asuhannya tersebut, Ruben Amorim yakin jika periode buruk yang dialami timnya akan segera berakhir.

Namun hal itu bakal terealisasi jika mereka tetap teguh berpegang kepada ide yang tengah diperjuangkan.

"Jauh lebih mudah untuk menyampaikan ide ketika Anda menang, mencetak gol, dan tidak kebobolan,”

Namun merupakan suatu kehormatan besar untuk berada di sini, jadi kami harus melanjutkannya sekarang," ungkap Amorim, dikutip dari laman resmi klub.

"Tidak ada hal buruk yang bertahan selamanya dan tidak ada hal baik yang bertahan selamanya, jadi kami harus melanjutkannya lagi dan menjadi sangat kuat dalam ide kami, terutama di saat-saat buruk. Kami akan melakukannya dan mencoba memenangkan pertandingan berikutnya," sambungnya.

Mengenai hasil ini, Amorim menilai Bournemouth mampu mencetak gol di momen yang tepat, sedangkan di sisi lain MU tak bisa memberikan perlawanan sepadan dan hal itu membuat mereka cemas.

"Ini adalah momen yang sangat sulit bagi klub kami, Anda bisa merasakannya di setiap pertandingan dan terutama di kandang,"

"Dua gol, seperti melawan Tottenham, sangat cepat, jadi Anda ingin merespons tetapi Anda tidak bisa melakukannya karena Anda kebobolan gol lagi, dan kemudian kami tertekan hingga akhir pertandingan," jelas Amorim.

"Saya merasa kami mampu menyulitkan lawan, namun mereka berhasil mencetak gol dan saya pikir itu yang membuat perbedaan," sambungnya.

(ant/sub)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
26:14
03:06
09:42
08:53
13:18
03:07
Viral