Menkeu Sri Mulyani.
Sumber :
  • YouTube/Kemenkeu

Sri Mulyani: Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan dan Pengangguran Turun!

Senin, 6 Januari 2025 - 12:24 WIB

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024 tetap berada di level 5 persen.

Optimisme ini disampaikan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan, Senin (6/1/2025).

“Untuk kuartal IV kita masih menunggu dari data BPS, kami masih perkirakan tetap terjaga di sekitar 5 persen (pertumbuhan ekonomi),” ujar Sri Mulyani.

Angka ini diperkirakan lebih baik dibandingkan kuartal III-2024, yang tumbuh 4,95 persen. Pencapaian ini dianggap luar biasa mengingat tekanan ketidakpastian global, termasuk terpilihnya kembali Donald Trump sebagai Presiden AS, pelemahan ekonomi China, serta krisis yang melanda beberapa negara Eropa seperti Jerman, Inggris, dan Prancis.

Sri Mulyani menyebut pertumbuhan ini didorong oleh pelaksanaan anggaran pemerintah, termasuk dalam rangka Pilkada serentak.

“Berbagai anggaran pemerintah dilaksanakan di APBN, termasuk di kuartal IV yang merupakan masa transisi pemerintahan hasil Pemilu,” ungkapnya.

Sektor manufaktur juga menunjukkan perbaikan, dengan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia mencapai 51,2 pada akhir kuartal IV.

“Dengan ini, keseluruhan tahun diperkirakan pertumbuhan ekonomi berada di level 5 persen,” tegasnya.

Sri Mulyani juga menyoroti beberapa indikator kesejahteraan yang membaik pada 2024. Pasar tenaga kerja mencatat perbaikan signifikan, dengan jumlah tenaga kerja meningkat menjadi 40,8 juta orang dibandingkan 39,5 juta orang pada 2023.

Nilai Tukar Petani (NTP), meskipun sempat tertekan oleh dampak El Nino, juga meningkat dari 118,27 menjadi 122,78.

Selain itu, rasio Gini yang mengukur ketimpangan pendapatan berhasil turun dari 0,388 pada 2023 menjadi 0,379. Tingkat pengangguran juga mencatat penurunan, dari 5,32 persen pada 2023 menjadi 4,91 persen.

“Berbagai perbaikan dan mitigasi risiko oleh APBN telah menetapkan capaian ini meskipun tekanan bertubi-tubi. Tingkat kemiskinan, baik headline maupun ekstrem, berhasil turun,” tambahnya.

Dengan capaian ini, Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan global. (agr/nba)
 

 

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
03:11
01:14
01:09
11:06
02:21
21:38
Viral