ADVERTISEMENT

LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Sony Subrata, pemerhati pemanfaatan AI dan pendiri AI3 (Artificial Intelligence Implementation Initiative).
Sumber :
  • Istimewa

Implementasi AI Dapat Didorong Penggunaannya Agar Ekonomi Tumbuh 8%

Artificial Intelligence (AI) terus berkembang pesat di berbagai sektor, membawa perubahan signifikan bagi dunia kerja, industri, dan kehidupan sehari-hari.
Selasa, 4 Februari 2025 - 10:28 WIB

tvOnenews.com - Artificial Intelligence (AI) terus berkembang pesat di berbagai sektor, membawa perubahan signifikan bagi dunia kerja, industri, dan kehidupan sehari-hari. Namun, di Indonesia, teknologi ini masih sering disalahpahami dan dipandang sebagai ancaman yang berpotensi menghilangkan banyak pekerjaan. Kekhawatiran ini sebenarnya bukan hal baru—ketika internet pertama kali hadir, banyak pihak juga merasa khawatir akan dampaknya terhadap tenaga kerja.

Menurut Sony Subrata, seorang pemerhati pemanfaatan AI dan pendiri AI3 (Artificial Intelligence Implementation Initiative), AI bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan dipahami dan dimanfaatkan dengan strategi yang tepat.

"AI sering kali dipersepsikan sebagai ancaman, terutama terkait potensi hilangnya jutaan pekerjaan. Namun, pandangan ini sering kali muncul karena kurangnya pemahaman terhadap dinamika teknologi. Ketika internet pertama kali hadir, kekhawatiran serupa juga muncul. Pada akhirnya, meskipun ada sektor yang terdampak negatif, banyak pula sektor yang mengalami pertumbuhan pesat. Hal yang sama akan terjadi dengan AI. Tantangannya bukan menolaknya, tetapi bagaimana kita mempersiapkan diri untuk menghadapi transformasi ini dan memanfaatkannya sebaik mungkin," ujar Sony Subrata, Senin (03/02/2025) di Jakarta.

Salah satu tantangan besar dalam implementasi AI di Indonesia adalah regulasi. Regulasi yang tidak jelas atau terlalu ketat bisa menjadi penghambat inovasi. Namun, regulasi yang terlalu longgar juga dapat membuka celah penyalahgunaan AI, seperti pembuatan deepfake, disinformasi, dan kejahatan siber berbasis AI.

Sony Subrata menegaskan bahwa pemerintah harus menyeimbangkan regulasi dengan kebijakan yang mendukung inovasi AI.

Baca Juga

"Regulasi AI di Indonesia memang penting untuk mencegah penyalahgunaannya, misalnya dalam pembuatan deepfake, penyebaran disinformasi, atau aktivitas kriminal berbasis AI lainnya. Namun, regulasi ini tidak boleh hanya bersifat restriktif. Pemerintah juga harus menciptakan kebijakan yang mendorong pemanfaatan AI di berbagai sektor strategis, mulai dari kesehatan, manufaktur, pertanian, hingga layanan publik," kata Sony.

Sebagai contoh, AI dapat membantu mendeteksi penyakit lebih awal di sektor kesehatan, mengoptimalkan rantai pasokan di industri manufaktur, serta meningkatkan efisiensi layanan pemerintahan. Namun, tanpa regulasi yang tepat, inovasi-inovasi ini bisa terhambat oleh ketidakjelasan hukum dan ketakutan akan konsekuensi regulasi yang belum pasti.

Banyak orang masih menganggap AI sebagai sekadar tren teknologi yang akan berlalu. Padahal, AI telah menjadi bagian integral dalam kehidupan modern, mulai dari asisten virtual, analisis big data, hingga otomatisasi industri.

Sony Subrata menekankan bahwa semakin lama Indonesia menunda adopsi AI, semakin besar kesenjangan dengan negara lain yang sudah lebih dulu mengimplementasikan teknologi ini secara luas.

"Kita tidak boleh hanya sekadar membicarakan AI, kita harus mulai menerapkannya. Semakin lama kita menunda adopsi AI, semakin besar kesenjangan kita dengan negara lain. Teknologi ini bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan mendesak. Indonesia harus lebih cepat dan lebih berani dalam mengadopsi AI, dan kita memiliki semua potensi untuk melakukannya," tegas Sony.

Untuk mempercepat pemanfaatan AI di Indonesia, Sony mendirikan AI3 (Artificial Intelligence Implementation Initiative). 

"Di AI3 (ai3.id), kami berfokus pada implementasi AI di dunia nyata dan mencari cara terbaik untuk mengoptimalkan manfaatnya bagi Indonesia," kata Sony.

Melalui AI3, berbagai pihak mulai dari akademisi, industri, hingga pemerintah dapat berkolaborasi untuk menciptakan strategi dan kebijakan yang mendukung ekosistem AI di Indonesia. Indonesia memiliki semua modal untuk berkembang dalam era AI, tetapi tanpa langkah konkret dan kesadaran yang lebih luas, negara ini berisiko tertinggal. Oleh karena itu, pemanfaatan AI harus dipandang sebagai peluang, bukan ancaman.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dulu Dikenal Tomboi, Begini Perubahan Mita The Virgin setelah Hijrah

Dulu Dikenal Tomboi, Begini Perubahan Mita The Virgin setelah Hijrah

Mita The Virgin yang dulu dikenal tomboi mengungkapkan bahwa ia kini merasa lebih baik secara emosional setelah memutuskan untuk berhijrah. Ia juga mantap ingin menikah
Bukan Jadi Dirtek PSSI, Mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Bakal Melatih Lagi di Indonesia jika …

Bukan Jadi Dirtek PSSI, Mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Bakal Melatih Lagi di Indonesia jika …

Bukan jadi Dirtek PSSI, Shin Tae-yong berpeluang melatih klub Indonesia. Persebaya dikabarkan tertarik merekrutnya. Akankah ia kembali ke Liga 1? Baca di sini!
Menteri PUPR Tinjau Fungsional Tol Probowangi, Pastikan Arus Balik Lancar

Menteri PUPR Tinjau Fungsional Tol Probowangi, Pastikan Arus Balik Lancar

Menteri PUPR melakukan inspeksi langsung terhadap arus balik Lebaran di Tol Probowangi, khususnya pada segmen 1 dan 2 yang menghubungkan Gending ke Paiton.
Jokowi Beri Pesan Khusus ke Rampai Nusantara saat Silaturahmi Lebaran

Jokowi Beri Pesan Khusus ke Rampai Nusantara saat Silaturahmi Lebaran

Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar menemui presiden ke-7 Joko Widodo di kediamanya, Sumber, Solo pada Kamis (3/4/2025).
Piala Asia U-17 2025: Hampir Full Lokal, Timnas Indonesia U-17 Tampil dengan Hanya Bermodal 1 Pemain Abroad

Piala Asia U-17 2025: Hampir Full Lokal, Timnas Indonesia U-17 Tampil dengan Hanya Bermodal 1 Pemain Abroad

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Korea Selatan di pertandingan pembuka Grup C Piala Asia U-17 2025.
Meski Kalah 2 Kali oleh Pink Spiders, Megawati Hangestri Dipuji Performanya di Red Sparks: Saya Rasa Tak Ada...

Meski Kalah 2 Kali oleh Pink Spiders, Megawati Hangestri Dipuji Performanya di Red Sparks: Saya Rasa Tak Ada...

Berikut ini berbagai komentar fans Voli Korea atas kekalahan Red Sparks dan Megawati Hangestri dari Pink Spiders pada partai final V-League 2024/2025. (3/4).

Trending

Pengakuan Mengejutkan Kiper Asal Belanda usai Lihat 3 Rekan Setimnya Pilih Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia

Pengakuan Mengejutkan Kiper Asal Belanda usai Lihat 3 Rekan Setimnya Pilih Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia

Seorang penjaga gawang asal Belanda membuat pengakuan mengejutkan mengenai tiga rekan setimnya yang memilih untuk dinaturalisasi demi membela Timnas Indonesia.
ASEAN Kepanasan, Kini Mulai Keheranan Lihat Timnas Indonesia di Round 3: Skuad Garuda Makin...

ASEAN Kepanasan, Kini Mulai Keheranan Lihat Timnas Indonesia di Round 3: Skuad Garuda Makin...

Kini negara-negara ASEAN mulai kepanasan melihat penampilan gemilang Timnas Indonesia di round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sampai bilang...
Terganjal Aturan FIFA, Timnas Indonesia Bakal Sulit Naturalisasi Permata Liga Jerman Berdarah Surabaya Ini

Terganjal Aturan FIFA, Timnas Indonesia Bakal Sulit Naturalisasi Permata Liga Jerman Berdarah Surabaya Ini

Meski punya darah Indonesia dan potensi menjanjikan, namun gelandang Liga Jerman ini bakal sulit untuk dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia.
Besok Timnas Indonesia Main, Ini Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2025 Grup C: Garuda Langsung Hadapi Tim Kuat

Besok Timnas Indonesia Main, Ini Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2025 Grup C: Garuda Langsung Hadapi Tim Kuat

Jadwal pertandingan Piala Asia U-17 2025 Grup C, di mana Timnas Indonesia sudah harus menghadapi tim kuat pada partai pembuka.
Pelatih Bahrain Langsung Kena Mental, Justin Hubner Bungkam Omongan Dragan Talajic: Sekarang Terbukti Kalau Garuda...

Pelatih Bahrain Langsung Kena Mental, Justin Hubner Bungkam Omongan Dragan Talajic: Sekarang Terbukti Kalau Garuda...

Setelah Timnas Indonesia mengalahkan Bahrain, komentar Talajic langsung dibungkam Justin Hubner. Begini katanya.
Tak Pernah Kalah Lawan Shin Tae-yong, Pelatih Klub Vietnam Ini Curhat usai Dipermalukan PSM di ACC 2024-2025

Tak Pernah Kalah Lawan Shin Tae-yong, Pelatih Klub Vietnam Ini Curhat usai Dipermalukan PSM di ACC 2024-2025

Pelatih Cong An Ha Noi FC (CAHN), Mano Polking, beberkan penyebab kekalahan yang menimpa anak asuhnya saat hadapi PSM di ASEAN Club Championship 2024/2025.
Cerita Haru Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes soal Kakeknya Hidup di Panti Asuhan saat Dijajah Jepang: Betapa Sulitnya...

Cerita Haru Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes soal Kakeknya Hidup di Panti Asuhan saat Dijajah Jepang: Betapa Sulitnya...

Tidak hanya sekadar menjadi kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes bercerita kehidupan almarhum sang kakek pernah menetap di panti asuhan saat penjajahan Jepang.
Selengkapnya

Viral