LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Kolase Foto - Wapemred tvonenews.com, background permainan catur.
Sumber :
  • tim tvonenews

Musim Kawin

Tanpa mengukur diri, mematutkan diri di depan kaca, sejumlah tokoh publik terus merangsek, atraktif, meminta diperhatikan, senantiasa ingin berada di orbit kekuasaan.

Senin, 12 Juni 2023 - 09:24 WIB

Setiap berlari--salah satu olahraga favorit saya--, saya selalu menggunakan jam pintar. Mereknya bisa apa saja. Saya tidak sedang bicara benda, tapi fungsi. 

Saat memacu tubuh, sambil memikirkan banyak hal (saya selalu banyak menemukan ide ide ketika berlari) seringkali jam pintar saya berteriak. Saat seperti itu, saya harus segera memperhatikan interupsi jam yang memang cerewet ini (mengingatkan apa saja,  kualitas tidur, kecepatan, jarak, hingga mengingatkan detak jantung), dan melihat apa yang dikatakannya. 

Yang paling sering, benda ini mengingatkan saya akan detak jantung yang terlampau kencang. 

Ini artinya, saya berlari cukup cepat di waktu yang cukup lama. Saya tak bisa abaikan apapun perintahnya. Dalam kondisi apapun, segembira apapun, setertantang bagaimanapun saya saat berlari, saya harus berhenti.

Baca Juga :

Jeda. Tak ada tawar menawar. Saya pasrah, menarik nafas dalam dalam, menghembuskannya perlahan lahan. Berharap detak jantung akan kembali normal.

(Ilustrasi - Atlet memantau detak jantung melalui jam kesehatan. Sumber: pixabay)

Setelah semua normal, saya baru akan memulai lagi aktivitas berlari. Perlahan lahan, lalu lebih cepat, cepat dan akhirnya berhenti sesaat untuk memulai lagi. Begitu biasanya.  

Perilaku di lintasan lari bagi saya tak ubahnya tindakan di gelanggang kehidupan

Seringkali ada orang-orang tertentu yang selalu ingin terus berpacu di arena—apapun arenanya,  dalam kondisi apapun. Tengok misalnya keramaian dalam "musim kawin" untuk gelaran Pemilihan Presiden 2024 belakangan ini.

Tanpa mengukur diri, mematut matutkan diri di depan kaca, sejumlah tokoh publik terus saja merangsek, atraktif, meminta diperhatikan terus menerus, senantiasa ingin selalu berada di orbit kekuasaan

Saya jadi ingat dua burung Murai Batu peliharaan saya—Bawor 1 dan Bawor 2–yang setiap pagi, saat keduanya tengah manggung di dalam sangkar, suara mereka nyaring bersautan, gerakan mereka lincah, loncat sana dan sini. 

(Ilustrasi - Murai Batu. Sumber: istimewa)

Seorang tokoh yang dalam survei-survei selalu memperoleh nilai satu koma (nasakom), masih saja memaksakan diri untuk ikut dalam ajang perjodohan. Hanya karena dia mampu membayar konsultan politik, mereka tidak berpikir, mungkin masyarakat jengah dengan "syahwat politik" yang terlampau besar. Pokoknya, selalu merasa bisa. 

Sudirman Said, dalam pengakuannya, menceritakan bagaimana seorang pejabat "mengganggu" bakal Capres Anies Baswedan

Sang Pejabat selalu tak habis akal untuk menawarkan banyak hal, sejak kedudukan, jabatan, posisi di pemerintahan, hingga tawaran material lain hanya supaya salah satu parpol mundur dan "tiket" Sang Capres lepas dari tangan. 

Sang pejabat itu mungkin saja hanyalah orang suruhan dari pihak paling berkuasa lain. Masih segar dalam ingatan bagaimana suara suara menunda pemilu atau presiden tiga periode, meski jelas jelas mengangkangi konstitusi, ternyata pernah sangat nyaring diteriakkan. 

Saya juga jadi ingat dua Presiden kita dengan masa jabatan terpendek, tapi meninggalkan istana dengan kepala tegak: B.J Habibie dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur). 

Senyum Habibie tak pernah lepas meski hanya menjabat 1,5 tahun dan jadi Presiden tersingkat sepanjang sejarah Indonesia. Wajahnya tidak seperti kehilangan apapun. 

Begitu pun Gus Dur ia keluar istana dengan legowo. Ia melarang pendukungnya datang ke Jakarta mempertahankan kekuasaannya. "Ada yang lebih penting dari politik, yaitu kemanusiaan," ujar Gus Dur. 

(Ilustrasi - Seseorang sedang memainkan permainan catur. Sumber: pixabay)

Penguasa mungkin merasa jabatan, kekuasaan adalah sesuatu yang melekat pada dirinya. Kekuasaan dalam bahasa Indonesia juga disebut daulat --yang kita pinjam dari Bahasa Arab: dawlah--. Secara etimologis, dawlah mempunyai makna "giliran" atau "putaran". 

Pengertian ini, misalnya termuat dalam surat  Al Hasyr/59:7: "Agar supaya (harta kekayaan) tidak menjadi putaran pada orang orang kaya di antara kamu saja...".

Misalnya, sacara harfiah ada ungkapan Dawlah Abbasiyah, artinya giliran klan Abbasiyah berkuasa. Ada Dawlah Umayyah di Damaskus, artinya klan Umaiyyah yang sedang berkuasa. Ada pula Dawlah Abbasiyah dan Dawlah Ayubbiyah dengan arti yang sama. 

Konsep paling mendasar dari daulat adalah kekuasaan itu dipergilirkan, kekuasaan itu tidak langgeng milik pribadi atau kaum. Kaum penguasa memiliki kekuasaannya karena kebetulan ia mendapatkan "putaran" atau "giliran".

Bukankah kita diajari untuk berdoa: "Ya Allah, pemilik segala kekuasaan! Engkau berikan kekuasaan pada siapapun yang Engkau kehendaki, dan Engkau copot kekuasaan pada siapapun yang Kau kehendaki. Engkau muliakan siapa saja yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa saja yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebaikan! Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu" (QS. Ali Imran/3:26)

Seperti dalam lomba lomba lari yang pernah saya ikuti, saya selalu memperhatikan sinyal sinyal tubuh yang semuanya terpantau dan dilaporkan dengan “cerewet” oleh jam pintar di tangan saya. Karena jika tidak memperhatikan kode kode tubuh, dampaknya bisa fatal, bisa bisa kita mengalami black out, hilang kesadaran.

(Ilustrasi - Seseorang mengalami "black out" dan hilang kesadaran. Sumber: istimewa)

Nah, pada politisi-politisi  yang selalu memaksakan diri, terus “nggege mongso” kata orang Jawa, untuk terus tampil, saya belum tahu dampaknya. Semoga tak sefatal seperti dalam arena olahraga: black out dan hilang kesadaran. (*KC)

 

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Tak Tinggal Diam, Mabes Polri Turun Gunung Ungkap Kasus Polisi Tembak Mati Pelajar di Semarang

Tak Tinggal Diam, Mabes Polri Turun Gunung Ungkap Kasus Polisi Tembak Mati Pelajar di Semarang

Kasus polisi tembak mati seorang pelajar SMKN 4 Semarang menjadi sorotan banyak pihak usai sejumlah kejanggalannya.
Bank Mandiri, Garuda Indonesia, Pegadaian dan Angkasa Pura Indonesia Bersinergi Salurkan Bantuan Kuliah Putra Putri TNI/Polri di Jakarta

Bank Mandiri, Garuda Indonesia, Pegadaian dan Angkasa Pura Indonesia Bersinergi Salurkan Bantuan Kuliah Putra Putri TNI/Polri di Jakarta

Bank Mandiri menyalurkan program bantuan biaya pendidikan tinggi kepada 377 mahasiswa yang merupakan putra putri anggota TNI dan Polri di DKI Jakarta berkat sinergi bersama Garuda Indonesia, Pegadaian, dan Angkasa Pura.
Marak Kasus Polisi Tembak Polisi hingga Warga Sipil, Nasir Djamil Minta Senjata Api Tidak Boleh Dibawa Pulang

Marak Kasus Polisi Tembak Polisi hingga Warga Sipil, Nasir Djamil Minta Senjata Api Tidak Boleh Dibawa Pulang

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menyoroti prosedur penggunaan senjata api oleh anggota kepolisian. Dia minta polisi tidak membawa pulang senjata ke rumah
Barang Bawaan Tertinggal di Bandara Kualanamu, Begini Cara Melapornya

Barang Bawaan Tertinggal di Bandara Kualanamu, Begini Cara Melapornya

Perwakilan Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu, Rizky mengungkapkan bahwa penanganan barang hilang atau tertinggal, yang ditemukan di bandara-bandara, yang ditemukan personil Angkasa Pura II, dipastikan berada di tempat penyimpanan yang aman hingga diambil kembali oleh pemiliknya.
KPU Kulon Progo Musnahkan 1.287 Surat Suara Rusak dan Berlebih

KPU Kulon Progo Musnahkan 1.287 Surat Suara Rusak dan Berlebih

KPU Kabupaten Kulon Progo memusnahkan ribuan lembar surat suara yang rusak maupun berlebih. Pemusnahan dilakukan usai pelepasan simbolis kendaraan distribusi logistik Pilkada 2024.
Pelatih Brasil Blak-blakan tentang Pemain Muda di Timnas Indonesia: Sangat Layak Bersaing dengan Talenta Samba

Pelatih Brasil Blak-blakan tentang Pemain Muda di Timnas Indonesia: Sangat Layak Bersaing dengan Talenta Samba

elatih legendaris asal Brasil, Luciano Leandro memberikan pandangannya tentang kualitas pemain muda di tanah air, dan juga wonderkid timnas Indonesia. (26/11).
Trending
Dua Pekan Berlalu, Pelatih Jepang Tiba-tiba Ungkit Kemenangan atas Timnas Indonesia: Sebenarnya, Kami Sangat Menderita karena...

Dua Pekan Berlalu, Pelatih Jepang Tiba-tiba Ungkit Kemenangan atas Timnas Indonesia: Sebenarnya, Kami Sangat Menderita karena...

Walaupun sudah berlalu dua minggu lepas, pelatih Jepang Hajime Moriyasu tiba-tiba mengungkit kemenangan atas Timnas Indonesia di Jakarta kepada media setempat.
Jurnalis Korea Selatan Akui Terkejut Ketika Meliput Pertandingan Timnas Indonesia, Tagar STY Out Sekejap Berubah Jadi Pujian

Jurnalis Korea Selatan Akui Terkejut Ketika Meliput Pertandingan Timnas Indonesia, Tagar STY Out Sekejap Berubah Jadi Pujian

Memperkenalkan diri sebagai Football Bohemian, Kim Tae-seok menceritakan atmosfer Stadion Gelora Bung Karno saat Timnas Indonesia menjamu Jepang dan Arab Saudi.
Profil Alwin Jabarti Kiemas, Jadi Tersangka Judi Online Komdigi Keponakan Megawati Ini Punya Karier yang Mentereng

Profil Alwin Jabarti Kiemas, Jadi Tersangka Judi Online Komdigi Keponakan Megawati Ini Punya Karier yang Mentereng

Kasus judi online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kini seret keponakan Megawati Soekarnoputri, Alwin Jabarti Kiemas. Ini profilnya!
Reaksi Media Vietnam Dengar Asnawi Mangkualam Sebut Timnas Indonesia Kini Lebih Mudah Kalahkan Golden Star karena Banyak Pemain Naturalisasi 

Reaksi Media Vietnam Dengar Asnawi Mangkualam Sebut Timnas Indonesia Kini Lebih Mudah Kalahkan Golden Star karena Banyak Pemain Naturalisasi 

Media Vietnam memberikan reaksi usai mendengar Asnawi Mangkualam menyebut Timnas Indonesia kini lebih mudah mengalahkan Golden Star karena diperkuat banyak pemain naturalisasi.
Mulai Sekarang Shalat Dhuha Baca Surah Ini agar Rezeki Mengalir Deras dan Keinginan Cepat Tercapai Kata Ustaz Adi Hidayat

Mulai Sekarang Shalat Dhuha Baca Surah Ini agar Rezeki Mengalir Deras dan Keinginan Cepat Tercapai Kata Ustaz Adi Hidayat

Mulai sekarang shalat dhuha baca surah ini agar rezeki mengalir deras dan keinginan cepat tercapai kata Ustaz Adi Hidayat, bukan surah Ad-Dhuha, ternyata...
Suara Hati Pelatih Red Sparks soal Kunjungannya ke Indonesia, Akhirnya Jujur Bilang Kalau Saat Itu Dia Sangat...

Suara Hati Pelatih Red Sparks soal Kunjungannya ke Indonesia, Akhirnya Jujur Bilang Kalau Saat Itu Dia Sangat...

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, akhirnya menceritakan momen saat dirinya dan tim menyambangi Indonesia setelah berakhirnya kompetisi Liga Voli Korea musim lalu.
Keponakan Megawati, Alwin Jabarti Kiemas Jadi Tersangka Judi Online Komdigi, Begini Respons Tegas PDIP

Keponakan Megawati, Alwin Jabarti Kiemas Jadi Tersangka Judi Online Komdigi, Begini Respons Tegas PDIP

PDIP buka suara berita soal keponakan Megawati Soekarnoputri, yakni Alwin Jabarti Kiemas yang ditetapkan sebagai tersangka kasus judi online. Begini katanya..
Selengkapnya
Viral