LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Gedung KPK
Sumber :
  • Muhammad Adimaja-Antara

Dikritik Lambat Tangani Aduan Masyarakat, Pembelaan Diri Dewas KPK: Tidak Lambat, Bayangkan Ada Ratusan Orang yang Harus Kami Tanya

Dewas KPK dikritik lambat tangani aduan masyarakat. Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean pun memberikan pembelaannya dengan menjadikan beberapa kasus sebagai pembanding.

Selasa, 16 Januari 2024 - 08:31 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Usai dikritik lambat tangani aduan masyarakat, Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) mengklaim pihaknya tidak lambat. Hal ini dikatakan Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean. 

Terkait hal ini, dia mengibaratkan soal perkara mantan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai pembanding.

"Saya rasa tidak juga lambat. Pak Firli sudah putus (sidang kode etik). Di Polda (Metro Jaya) juga belum selesai. Jadi enggak usah dikatakan lambat ya," ujar Tumpak, Senin (15/1/2024).

Tumpak mengakui Dewas KPK mempunyai keterbatasan personel untuk menangani aduan tersebut.

Baca Juga :

Pasalnya, Dewas KPK hanya mempunyai 32 personel.

Kemudian, dia menjadikan penanganan kasus pungutan liar (pungli) Rutan KPK sebagai contoh.

Dia mengungkapkan personel Dewas yang terbatas harus mengklarifikasi saksi yang jumlahnya mencapai ratusan.

"Ya bisa dibayangkan bagaimana kami harus mengklarifikasi katakanlah Rutan KPK itu 93 orang dan ratusan orang yang harus kami tanyai. Enggak juga lamban ya," katanya. 

Meski demikian, Tumpak mengapresiasi kritik dari masyarakat yang menilai Dewas lambat menanggapi aduan dan akan segera memperbaiki kekurangan tersebut.

"Kami upayakan supaya bisa segera tapi terima kasih kalau ada kritikan mengenai kelamaan itu mungkin kita akan coba untuk mempercepat," tuturnya.

Tumpak juga mengungkapkan Dewas KPK telah menerima 149 laporan dari masyarakat sepanjang 2023.

"Sepanjang 2023 Dewas telah menerima pengaduan masyarakat yang jumlahnya adalah berhubungan dengan etik 67 laporan dan yang bukan berhubungan dengan etik ada 82 laporan," jelasnya.

Dari 62 laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang diterima Dewas KPK, kata dia, sebanyak enam laporan telah ditindaklanjuti karena bukti atau alasan yang cukup.

Sedangkan, sisanya tidak dilanjutkan karena kurangnya alat bukti maupun alasan.

Adapun dari enam laporan yang ditindaklanjuti tiga laporan diteruskan ke sidang kode etik dan tiga laporan lainnya masih dalam proses. (ant/nsi)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Klasemen Liga Voli Korea usai AI Peppers Kalahkan Hi-Pass: Muka Megawati Hangestri dan Red Sparks Terselamatkan

Klasemen Liga Voli Korea usai AI Peppers Kalahkan Hi-Pass: Muka Megawati Hangestri dan Red Sparks Terselamatkan

Update klasemen Liga Voli Korea 2024-2025 usai AI Peppers kalahkan Expressway Hi-Pass, di mana Megawati Hangestri dan skuad Red Sparks masih terselamatkan.
Rumah Duka Akp Ulil di Makassar Diselimuti Duka

Rumah Duka Akp Ulil di Makassar Diselimuti Duka

Rumah duka Kasatreskrim Polres Solok Selatan, Almarhum AKP Ulil Ryanto Anshar yang berlokasi di BTN Antang Jaya Blok E/5, Kota Makassar, diselimuti duka.
Survei Voxpol Pilkada Depok: Imam-Ririn Unggul di 8 Kecamatan

Survei Voxpol Pilkada Depok: Imam-Ririn Unggul di 8 Kecamatan

Imam Budi Hartono dan pasangannya Ririn Farabi A. Rafiq meraih elektabilitas 51,7%, sementara  pasangan Supian Suri – Chandra Rahmansyah meraih 16,8%
Komnas Perempuan Sayangkan Pernyataan Pasangan RIDO Bernada Seksis

Komnas Perempuan Sayangkan Pernyataan Pasangan RIDO Bernada Seksis

Wakil Ketua Komnas Perempuan, Olivia Chadidjah Salampessy sayangkan pernyataan Cagub dan Cawagub nomor 01 DKI Jakarta Ridwan Kamil dan Suswono bernada seksis. 
Berapa Banyak Uang Bereda di Indonesia dalam Satu Bulan? BI Ungkap Jumlahnya Sebesar Rp..

Berapa Banyak Uang Bereda di Indonesia dalam Satu Bulan? BI Ungkap Jumlahnya Sebesar Rp..

BI mengungkap jumlah itu adalah akumulasi uang beredar pada Oktober 2024
Liga Inggris: Manchester City Ketiban Untung, Postecoglou Sebut 2 Pilar Tottenham Bakal Absen di Laga Pekan Ini

Liga Inggris: Manchester City Ketiban Untung, Postecoglou Sebut 2 Pilar Tottenham Bakal Absen di Laga Pekan Ini

Jelang tampil menghadapi Manchester City di lanjutan Liga Inggris 2024-2025, pelatih Tottenham Ange Postecoglou sebut 2 pilarnya di lini pertahanan bakal absen.
Trending
Lupakan Kemenangan atas Arab Saudi, Media Belanda Beri Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Australia pada Maret 2025

Lupakan Kemenangan atas Arab Saudi, Media Belanda Beri Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Australia pada Maret 2025

Jelang hadapi Australia di lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia pada Maret 2025 mendatang, media Belanda sampaikan kabar buruk untuk Timnas Indonesia.
Bung Towel Sebut Jay Idzes Kumpulkan Pemain Tanpa Staf hingga Singgung soal Krisis Kepercayaan

Bung Towel Sebut Jay Idzes Kumpulkan Pemain Tanpa Staf hingga Singgung soal Krisis Kepercayaan

Timnas Indonesia berhasil menaklukan Arab Saudi 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/11/2024). 
Tanpa Shin Tae-yong, Jay Idzes Sampai Bilang Begini di Ruang Ganti Jelang Laga Kontra Arab Saudi, Kapten Timnas Indonesia: Ingat Untuk Siapa Kalian Bermain

Tanpa Shin Tae-yong, Jay Idzes Sampai Bilang Begini di Ruang Ganti Jelang Laga Kontra Arab Saudi, Kapten Timnas Indonesia: Ingat Untuk Siapa Kalian Bermain

Suasana ruang ganti Timnas Indonesia penuh semangat setelah Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes menyampaikan hal ini meskit tanpa Shin Tae-yong. Jay Idzes bilang
3 Legenda Sepak Bola Dunia Turun Gunung Kunjungi Indonesia Usai Laga Timnas Indonesia Kontra Arab Saudi, FIFA Sampai Beri Arahan Untuk...

3 Legenda Sepak Bola Dunia Turun Gunung Kunjungi Indonesia Usai Laga Timnas Indonesia Kontra Arab Saudi, FIFA Sampai Beri Arahan Untuk...

3 Legenda sepak bola dunia kunjungi Indonesia usai laga Timnas Indonesia kontra Arab Saudi. Dennis Wise dari Chelsea, Eric Abidal dari Barcelona, legenda Italia
Tak Perlu Dinaturalisasi, 3 Diaspora Ini Layak Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia Buat Piala AFF 2024

Tak Perlu Dinaturalisasi, 3 Diaspora Ini Layak Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia Buat Piala AFF 2024

Tampil di luar negeri dan tak perlu lagi dinaturalisasi, para diaspora ini layak dipanggil Shin Tae-yong untuk perkuat Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2024.
Anak Kesayangan Jose Mourinho Tunda Tawaran Naturalisasi Timnas Indonesia, Pilih Tunggu Dipanggil Belanda Meski Sulit

Anak Kesayangan Jose Mourinho Tunda Tawaran Naturalisasi Timnas Indonesia, Pilih Tunggu Dipanggil Belanda Meski Sulit

Punya garis darah keturunan Indonesia membuat Jayden Oosterwolde menjadi sorotan untuk bergabung membela Timnas Indonesia
Bawa-bawa Asnawi Mangkualam, Coach Justin Tegas Tak Restui Keinginan Rizky Ridho untuk Main di Liga Thailand: Lu Kalau Bisa Jangan...

Bawa-bawa Asnawi Mangkualam, Coach Justin Tegas Tak Restui Keinginan Rizky Ridho untuk Main di Liga Thailand: Lu Kalau Bisa Jangan...

Coach Justin nyatakan ketidaksetujuannya pada Rizky Ridho yang ingin berkarier di Liga Thailand. Singgung performa menurun Asnawi Mangkualam yang melempem.
Selengkapnya
Viral