LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Kapuspen TNI Mayjen Nugraha Gumilar
Sumber :
  • ANTARA

Server BAIS TNI Dinonaktifkan, Kapuspen TNI Beberkan Ulah Peretas MoonzHaxor, Data yang Diretas Ternyata...

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar menyebut server Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dinonaktifkan sementara waktu karena ini.

Kamis, 27 Juni 2024 - 05:37 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar menyebut server Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dinonaktifkan sementara waktu untuk kepentingan penyelidikan setelah aksi peretasan terhadap data BAIS oleh peretas MoonzHaxor.

Nugraha memastikan data-data yang diretas itu merupakan informasi lama yang sempat dirilis pada tahun ini.

"Data yang diretas adalah data lama dan di-release (siarkan, red.) pada tahun 2024. Saat ini server sudah dinonaktifkan untuk kepentingan penyelidikan yang lebih lanjut," kata Kapuspen TNI seusai dihubungi, Rabu (26/6/2024).

Di lini masa media sosial X, akun ‪@‬FalconFeeds.io yang rutin memantau aktivitas siber, termasuk dari situs gelap (dark web) pada hari Senin (24/6) mengumumkan aksi peretasan oleh peretas MoonzHaxor terhadap sistem BAIS sehingga mereka mengklaim telah menguasai sejumlah data milik BAIS TNI.

Baca Juga :

Peretas dalam forum jual beli data gelap di dark web BreachForum juga menyediakan contoh (sample) data yang mereka kuasai, dan menjanjikan data lengkap (full set data) kepada mereka yang ingin membayar. Harga yang ditawarkan MoonzHaxor di forum itu sebesar 1.000 dolar AS untuk database 2.000 pengguna berukuran 773 kilobita (kb), dan 7.000 dolar AS untuk data-data rahasia berukuran 33,7 gigabita.

Dalam unggahan yang sama, MoonzHaxor juga menawarkan memperlihatkan sejumlah data yang dia retas dari database BAIS, yaitu dokumen-dokumen rahasia pada tahun 2020–2022.

Peretas yang sama pada minggu lalu (22/6) juga mengumumkan dia berhasil meretas sistem Indonesia Automatic Finger Indentification System (INAFIS) Kepolisian Negara Republik Indonesia. Data-data yang diklaim diretas dari sistem INAFIS mencakup gambar sidik jari, alamat email, dan aplikasi SpringBoot dengan beberapa konfigurasi.

Data-data itu dijual oleh MoonzHaxor seharga 1.000 dolar AS (setara Rp16,3 juta).

Walaupun demikian, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI Purn. Hinsa Siburian saat jumpa pers di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa data-data yang diklaim diretas oleh MoonzHaxor itu data-data lama.

"Ini sudah kami konfirmasi dengan kepolisian, bahwa itu adalah data-data lama mereka yang diperjualbelikan di dark web itu," kata Hinsa.

Hinsa menegaskan bahwa sistem Polri saat ini tidak mengalami gangguan dan tetap berjalan dengan baik.

"Kami yakinkan bahwa sistem mereka berjalan dengan baik," ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Hinsa juga memastikan dugaan peretasan data INAFIS tidak terkait dengan insiden serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2.(ant/lgn)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari Ini, Sasar 20 Juta Anak di 2025

Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari Ini, Sasar 20 Juta Anak di 2025

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat (Humas) BGN Lalu Muhammad Iwan Mahardan mengatakan bahwa prioritas pertama makan bergizi gratis di Januari 2025, yakni para siswa sekolah.
Respons Tangan Kanan STY usai Exco PSSI Kirim Salam Perpisahan, hingga Justin Hubner Angkat Bicara terkait Isu Pemecatan Shin Tae-yong 

Respons Tangan Kanan STY usai Exco PSSI Kirim Salam Perpisahan, hingga Justin Hubner Angkat Bicara terkait Isu Pemecatan Shin Tae-yong 

Respons tangan kanan Shin Tae-yong usai Exco PSSI kirim salam perpisahan, hingga Justin Hubner angkat bicara terkait isu pemecatan STY yang mencuat.
Kementerian Kesehatan Gaza Ungkap Stok Obat-obatan dan Alat Kesehatan Habis di Tengah Perang Masih Berlangsung

Kementerian Kesehatan Gaza Ungkap Stok Obat-obatan dan Alat Kesehatan Habis di Tengah Perang Masih Berlangsung

Kementerian Kesehatan Gaza memperingatkan bahwa telah terjadi kekurangan obat-obatan dan peralatan medis yang sangat parah di tengah perang genosida Israel terhadap wilayah Palestina tersebut.
Kronologi Turis China Jadi Korban Rudapaksa Ojek Pangkalan di Bali Usai Rayakan Malam Tahun Baru, Dibawa ke Tempat Sepi, Diperkosa dan Dirampok

Kronologi Turis China Jadi Korban Rudapaksa Ojek Pangkalan di Bali Usai Rayakan Malam Tahun Baru, Dibawa ke Tempat Sepi, Diperkosa dan Dirampok

Begini kronologi turis China jadi korban pemerkosaan tukang ojek pangkalan di salah satu pantai di Bali. Tak hanya dirudapaksa, turis tersebut juga dirampok.
Drama Agus Sedih Selesai? Keputusan Final Uang Donasi Tak Diserahkan untuk Biaya Pengobatan, Tapi Dialihkan untuk...

Drama Agus Sedih Selesai? Keputusan Final Uang Donasi Tak Diserahkan untuk Biaya Pengobatan, Tapi Dialihkan untuk...

Polemik uang donasi Agus Salim akhirnya memasuki babak final. Pihak donatur setuju untuk mengalihkan dana tersebut pada aksi kemanusiaan. Digunakan untuk apa?
Waspada! Mayoritas Daerah Indonesia Akan Diguyur Hujan Hari Ini, Simak Mana Saja

Waspada! Mayoritas Daerah Indonesia Akan Diguyur Hujan Hari Ini, Simak Mana Saja

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) RI memprakirakan mayoritas wilayah di Indonesia masih akan diguyur hujan pada hari ini.
Trending
Usai Negaranya Dipermalukan Vietnam di Final Piala AFF, Suporter Thailand Ramai-ramai Sudutkan Skuad Asuhan Masatada Ishii

Usai Negaranya Dipermalukan Vietnam di Final Piala AFF, Suporter Thailand Ramai-ramai Sudutkan Skuad Asuhan Masatada Ishii

Suporter Thailand ramai-ramai merespons kekalahan tim kesayangannya dipermalukan Vietnam di Final Piala AFF 2024. Skuad Masatada Ishii jadi bulan-bulanan...
Mees Hilgers Akhirnya Bicara Jujur soal Level Timnas Indonesia, Blak-blakan Sebut Sebenarnya Skuad Garuda itu...

Mees Hilgers Akhirnya Bicara Jujur soal Level Timnas Indonesia, Blak-blakan Sebut Sebenarnya Skuad Garuda itu...

Sudah sejak dua tahun yang lalu, Mees Hilgers mengungkapkan pendapatnya tentang cara meningkatkan level Timnas Indonesia. Menurutnya, kunci utama adalah...
Asisten Shin Tae-yong Curhat usai Kabar PSSI Ingin Ganti Pelatih Timnas Indonesia Mencuat

Asisten Shin Tae-yong Curhat usai Kabar PSSI Ingin Ganti Pelatih Timnas Indonesia Mencuat

Salah satu asisten dari pelatih Shin Tae-yong menyuarakan isi hatinya seiring dengan munculnya kabar bahwa PSSI ingin mengganti pelatih Timnas Indonesia.
Reaksi Berkelas Suporter Timnas Indonesia Usai Vietnam Rebut Gelar Piala AFF 2024 dari Thailand, Skuad Garuda Bakal...

Reaksi Berkelas Suporter Timnas Indonesia Usai Vietnam Rebut Gelar Piala AFF 2024 dari Thailand, Skuad Garuda Bakal...

Memasuki leg kedua melawan Thailand, tim Vietnam tiba-tiba membuka skor lebih dulu pada final Piala AFF 2024. Suporter Timnas Indonesia ikut bereaksi soal..
Bukan Louis van Gaal, Calon Pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Dibocorkan Pengamat: Eks Bomber Barcelona dan AC Milan! 

Bukan Louis van Gaal, Calon Pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Dibocorkan Pengamat: Eks Bomber Barcelona dan AC Milan! 

Pengamat sepakbola Tanah Air, Haris Pardede alias Bung Harpa membocorkan calon pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, bukan Louis van Gaal.
Reaksi Tak Terduga Suporter Malaysia hingga Thailand Dengar Kabar Shin Tae-yong Diganti sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Reaksi Tak Terduga Suporter Malaysia hingga Thailand Dengar Kabar Shin Tae-yong Diganti sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Para suporter Asia Tenggara, terutama Malaysia hingga Thailand, mendengar kabar Shin Tae-yong bakal dicopot dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Bukan Marselino Ferdinan, Sosok Ini yang Dihubungi Pertama Kali oleh Ole Romeny Ketika Dapat Tawaran Oxford United

Bukan Marselino Ferdinan, Sosok Ini yang Dihubungi Pertama Kali oleh Ole Romeny Ketika Dapat Tawaran Oxford United

Ole Romeny resmi bergabung dengan Oxford United mengikuti jejak pemain Timnas Indonesia lainnya, Marselino Ferdinan.
Selengkapnya
Viral