LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Mantan Kabareskrim Kritik Keras Kapolda Jabar soal Penundaan Praperadilan Pegi
Sumber :
  • tim tvOne

Mantan Kabareskrim Kritik Keras Kapolda Jabar soal Penundaan Praperadilan Pegi

Tundanya sidang praperadilan Pegi tuai kritikan. Salah satunya, Mantan Kabareskrim, Susno Duadji yang mengkritik Polda Jabar, karena tak hadir di Praperadilan

Sabtu, 29 Juni 2024 - 18:19 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Tundanya sidang praperadilan Pegi tuai kritikan dari beberapa kalangan. 

Salah satunya, Mantan Kabareskrim, Susno Duadji yang mengkritik Polda Jabar, karena tidak hadir di sidang Praperadilan Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon

Namun sebelumnya juga Mantan Kabareskrim, Susno Duadji sudah komentari kasus ini. 

Di mana komentarnya khususnya ditujukan untuk perkembangan Kasus Vina Cirebon yang telah sampai pada tahap sidang praperadilan Pegi Setiawan, yang ditetapkan sebagai tersangka utama.

Baca Juga :

Sebagai informasi, gugatan praperadilan ini diajukan oleh pihak Pegi Setiawan karena Polda Jabar dianggap salah menangkap pelaku kasus Vina Cirebon.

Pasalnya, terdapat sejumlah kesaksian yang menyebutkan bahwa pada Agustus 2016, saat terjadi tragedi pembunuhan Vina dan Eky, Pegi Setiawan tengah berada di Bandung untuk bekerja sebagai kuli bangunan.

Oleh karena itu, sidang praperadilan ini akan digelar agar masing-masing pihak, baik itu pihak Pegi Setiawan maupun pihak Polda Jabar dapat sama-sama membuktikan kebenarannya.


Namun, sidang praperadilan yang harusnya digelar pada Senin, 24 Juni 2024 di Pengadilan Negeri (PN) Bandung ini harus ditunda hingga 1 Juli 2024 mendatang, karena pihak termohon, Polda Jabar tidak hadir.

Sontak, ketidak hadiran Polda Jabar ini juga menuai komentar dari Susno Duadji.

Dia katakan, bahwa ia tak heran dengan tindakan yang dilakukan oleh Polda Jabar itu. Menurutnya, bukan hanya Polri saja yang biasa tak menghadiri sidang perdana, tetapi juga instansi lain dalam pemerintahan.

Pada awalnya, Susno Duadji mengungkapkan bahwa ketidakhadiran Polda Jabar ini bisa saja berupa strategi untuk menggugurkan praperadilan.

Namun, hal tersebut tentu hanya dugaannya saja. Susno Duadji memastikan bahwa ketidakhadiran Polda Jabar dalam sidang tersebut dapat menurunkan marwah instansi kepolisian.

Selain itu, Susno Duadji juga menegaskan kepada masyarakat agar jangan sampai ada dugaan bahwa Polda Jabar ingin mengundur waktu agar perkara gugatan tersebut bisa gugur.

Pasalnya, kasus Vina Cirebon ini sudah mampu menyedot atensi publik dan menjadi perhatian hampir seluruh rakyat Indonesia.

"Jangan ada dugaan negatif mengundur waktu bahwa Polri ingin menang karena perkara itu gugur, tidak mungkin," kata Susno Duadji seperti yang dikutip di akun YouTube SINDOnews pada Sabtu (29/6/2024)

"Kenapa? Perkara ini sudah sedemikian terbuka, seluruh rakyat Indonesia, seluruh pengamat, menunjukkan perhatiannya kepada perkara Pegi," katanya.

Susno Duadji pun mengatakan bahwa Polda Jabar tidak akan berani melakukan hal tersebut dalam penanganan kasus Vina Cirebon ini. 

Lebih lanjut, Susno Duadji menegaskan bahwa jika Polda Jabar memang berniat demikian, maka Polda Jabar akan menjadi polisi yang picik karena tak mampu membaca situasi.

"Mana mungkin mau main kejar-kejar waktu, tidak mungkin, tidak akan berani, dan tidak akan sempat," ungkap Susno.

"Kalau memang ada di tubuh Polri, entah di level apa yang berpikiran seperti itu, berarti dia picik, dia tidak membaca situasi," tegasnya lagi.

Meski demikian, Susno Duadji sangat berharap agar Polda Jabar mampu membuktikan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan dalam hal penangkapan Pegi Setiawan dalam kasus Vina Cirebon ini.

Susno Duadji menekankan agar Polda Jabar tak hanya menghadirkan saksi saja di persidangan tersebut, tetapi juga alat bukti fisik seperti sidik jari, CCTV, dan juga bukti-bukti lainnya. (aag)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Gara-gara Piala AFF U-16, Seluruh Turnamen di Bawah AFF Wajib Gunakan VAR

Gara-gara Piala AFF U-16, Seluruh Turnamen di Bawah AFF Wajib Gunakan VAR

Sejak babak semifinal Piala AFF U-16, VAR diperbantukan untuk pengambilan keputusan wasit.
Kritik Keras Hakim Kasus Vina Tahun 2016, Susno Duadji: Harus Dicari, Gawat Indonesia Punya Hakim Begini

Kritik Keras Hakim Kasus Vina Tahun 2016, Susno Duadji: Harus Dicari, Gawat Indonesia Punya Hakim Begini

Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji memberikan kritik keras untuk hakim yang mengadili kasus Vina dan Eky tahun 2016 lalu. Ia menegaskan bahwa hakim yang..
INFOGRAFIS: Makin Gacor, tvOneNews.com Merangsek Posisi 4 Besar Media Online Terpopuler 2024 di Indonesia

INFOGRAFIS: Makin Gacor, tvOneNews.com Merangsek Posisi 4 Besar Media Online Terpopuler 2024 di Indonesia

tvOneNews.com sukses merangsek posisi empat besar sebagai media online terpopuler 2024 di Indonesia dengan 26% responden yang mengakses situs ini dalam sepekan.
Vietnam Sudah Dijebol Gawangnya 10 Kali oleh Timnas Indonesia Tahun 2024 ini, Komentar Fans 'Nguyen' di Media Sosial agak Mengejutkan, Sebut Skuad Garuda...

Vietnam Sudah Dijebol Gawangnya 10 Kali oleh Timnas Indonesia Tahun 2024 ini, Komentar Fans 'Nguyen' di Media Sosial agak Mengejutkan, Sebut Skuad Garuda...

Begini komentar dari fans Nguyen usai gawang Vietnam yang ternyata sudah pernah dijebol Timnas Indonesia sebanyak sepuluh kali selama tahun 2024 ini.
MIkom Batch 4 Universitas Bakrie Selenggarakan Webinar Perspektif Komunikasi  Kontemporer

MIkom Batch 4 Universitas Bakrie Selenggarakan Webinar Perspektif Komunikasi Kontemporer

Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi (MIkom) Batch 4 Universitas Bakrie pada Jumat (5/7) menyelenggarakan Webinar dan Kolokium Perspektif Komunikasi Kontemporer.
Penggunaan Wi-Fi Publik Rentan Terkena Ancaman Siber, Ahli Kaspersky Susun Serangkaian Praktik

Penggunaan Wi-Fi Publik Rentan Terkena Ancaman Siber, Ahli Kaspersky Susun Serangkaian Praktik

Wi-Fi publik cukup populer di kafe, bandara, atau di luar negeri saat berlibur atau perjalanan bisnis, tetapi kewaspadaan harus tetap ditingkatkan saat menggunakan fasilitas ini untuk memastikan keamanan data pribadi terlindungi.
Trending
Prediksi Mengejutkan Reza Indragiri soal Hasil Praperadilan Pegi: Karena 3 Faktor Ini

Prediksi Mengejutkan Reza Indragiri soal Hasil Praperadilan Pegi: Karena 3 Faktor Ini

Sidang praperadilan Pegi Setiawan akan digelar Senin, 8 Juli 2024 di Pengadilan Negeri  Bandung. Sidang ini, akan menentukan nasib Pegi Setiawan.
Nama Vincent dan Desta Terseret Kasus Asusila Hasyim Asy'ari, Terungkap Ini Peran Mereka

Nama Vincent dan Desta Terseret Kasus Asusila Hasyim Asy'ari, Terungkap Ini Peran Mereka

Presenter Vincent dan Desta namanya ikut terseret dalam kasus asusila yang menimpa Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari.
Pengakuan Mecengangkan Saksi Baru Vina, Bocorkan Kronologi hingga Tak Kenal Pegi

Pengakuan Mecengangkan Saksi Baru Vina, Bocorkan Kronologi hingga Tak Kenal Pegi

Publik dicengangkan dengan pengakuan saksi baru pembunuhan Eky dan Vina Cirebon pada tahun 2016 silam. Saksi baru itu bernama Indra Pratama Putra (28).
Euro 2024: Alasan Jerman Tak Diberi Penalti Kontra Spanyol meski Marc Cucurella Tampak Lakukan Handball Terungkap

Euro 2024: Alasan Jerman Tak Diberi Penalti Kontra Spanyol meski Marc Cucurella Tampak Lakukan Handball Terungkap

Seorang jurnalis asal Inggris menjelaskan alasan Jerman tak diberi penalti kontra Spanyol meskipun Marc Cucurella jelas-jelas menyentuh bola dengan tangannya.
Mengetahui Abuya Mama Ghufron Ngaku Bisa Bahasa Semut, Buya Yahya Ingatkan Umat Islam Jangan Salah Pilih Guru Agama

Mengetahui Abuya Mama Ghufron Ngaku Bisa Bahasa Semut, Buya Yahya Ingatkan Umat Islam Jangan Salah Pilih Guru Agama

Abuya Mama Ghufron mendapat sorotan menohok dari Buya Yahya sejak viral mengaku paham bahasa semut. Buya Yahya ungkap umat Islam harus tepat pilih guru agama.
Setelah Hubungan Badan di Hotel dengan Ketua KPU, Korban Cindra Aditi Mengalami Ini di Area Reproduksinya...

Setelah Hubungan Badan di Hotel dengan Ketua KPU, Korban Cindra Aditi Mengalami Ini di Area Reproduksinya...

Bahkan setelah berhubungan badan dengan Ketua KPU Hasyim Asy'ari, korban Cindra Aditi Tejakinkin mengalami gangguan kesehatan fisik pada area reproduksinya.
Jangan Salah Lagi, Segini Jumlah Rakaat Shalat Tahajud Dianjurkan Nabi Muhammad SAW, Kata Ustaz Adi Hidayat Segala Hajat Diterima...

Jangan Salah Lagi, Segini Jumlah Rakaat Shalat Tahajud Dianjurkan Nabi Muhammad SAW, Kata Ustaz Adi Hidayat Segala Hajat Diterima...

Ustaz Adi Hidayat ingatkan jangan keliru lagi jika ingin kerjakan jumlah rakaat shalat tahajud sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW hanya demi hajat dikabulkan.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Best World Boxing
11:00 - 11:30
#DiIndonesiaAja
11:30 - 12:30
Kabar Siang
12:30 - 14:00
Damai Indonesiaku
14:00 - 15:00
Big Fight Boxing
15:00 - 15:30
Football Vaganza
Selengkapnya