LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
DKPP
Sumber :
  • DKPP

DKPP Ungkap Terima 514 Aduan Pelanggaran Etik Penyelenggara Pemilu Selama 2024

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengungkapkan telah menerima 514 aduan terkait pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) selama tahun 2024.

Jumat, 27 September 2024 - 08:58 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengungkapkan telah menerima 514 aduan terkait pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) selama tahun 2024.

Anggota DKPP Muhammad Tio Aliansyah menyebut jumlah tersebut dihitung per 25 September 2024.

"Tahun 2024, sampai hari ini, jumlah aduan yang kami terima 514 aduan," kata Tio dikutip Jumat (27/9/2024).

Dia menjelaskan seluruh aduan yang masuk ke DKPP tidak langsung diperiksa dalam sidang. Namun, harus melewati proses verifikasi administrasi dan verifikasi materiil terlebih dahulu.

Baca Juga :

Menurut Tio, dari 514 aduan yang diterima DKPP, 473 di antaranya sudah diverifikasi administrasi. Hasilnya, 278 aduan dianggap memenuhi syarat, 124 aduan belum memenuhi syarat, 13 aduan berstatus tidak memenuhi syarat, dan 58 aduan berstatus gugur.

Dia menambahkan 278 aduan yang telah memenuhi syarat verifikasi administrasi dilanjutkan verifikasi materiil. Dalam proses ini, aduan akan ditinjau kuat atau tidaknya unsur pelanggaran etik dalam aspek substansi aduannya.

"Dari 278 aduan yang memenuhi syarat verifikasi administrasi, 228 aduan telah kami verifikasi materiil. Hasilnya, 207 aduan memenuhi syarat dan layak sidang, 15 aduan belum memenuhi syarat, dua aduan tidak memenuhi syarat, dan empat aduan berstatus gugur," jelasnya.

Sementara, dari perkara yang sudah diperiksa per 25 September 2024, ada 226 aduan yang dilimpahkan menjadi perkara yang layak disidangkan. Jumlah ini terdiri dari 207 perkara yang berasal dari aduan tahun 2024 dan 19 perkara berasal dari aduan tahun sebelumnya.

Tio menambahkan, DKPP sudah memutus 103 perkara yang melibatkan 545 penyelenggara Pemilu. Sedangkan 59 perkara masih dalam proses pemeriksaan.

"103 perkara telah diputus yang melibatkan 545 Teradu. 332 Teradu direhabilitasi, 131 mendapat tertulis, 38 Teradu dijatuhi sanksi Pemberhentikan Tetap, dan empat Teradu dijatuhi Pemberhentian Sementara," tandas Tio. (saa/ree)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Heboh Hujan Es Landa Dua Kecamatan di Pemalang, Sejumlah Rumah Rusak

Heboh Hujan Es Landa Dua Kecamatan di Pemalang, Sejumlah Rumah Rusak

Hujan es disertai angin kencang mengguyur 2 kecamatan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Kamis Petang (26/9/2024) kemarin.
Polisi Kantongi Identitas Penyebar & Perekam Video Asusila Oknum Guru dan Siswi di Gorontalo

Polisi Kantongi Identitas Penyebar & Perekam Video Asusila Oknum Guru dan Siswi di Gorontalo

Kepolisian Polres Gorontalo mengantongi penyebar maupun perekam video asusila antara guru dan siswi yang viral menghebohkan jagat maya.
Memilukan, Tak Hanya 15 Orang Meninggal Akibat Longsor di Tambang Emas Solok, 3 Penambang Jadi Begini Kondisinya

Memilukan, Tak Hanya 15 Orang Meninggal Akibat Longsor di Tambang Emas Solok, 3 Penambang Jadi Begini Kondisinya

Tak hanya 15 orang yang meninggal dari insiden longsor di tambang emas, Solok, Sumbar. Namun, ada 3 orang penambang yang juga jadi begini kondisinya.
Pemerintahan Prabowo Berencana Gabung UU Pemilu dan UU Pileg Jadi UU Kepemiluan, DKPP Bocorkan Alasannya

Pemerintahan Prabowo Berencana Gabung UU Pemilu dan UU Pileg Jadi UU Kepemiluan, DKPP Bocorkan Alasannya

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito menyebut ada rencana penggabungan undang-undang (UU) Pemilu dengan UU Pilkada.
Kabar Duka dari Sumbar, Tambang Emas di Solok Runtuh, 15 Orang Tewas Tertimbun

Kabar Duka dari Sumbar, Tambang Emas di Solok Runtuh, 15 Orang Tewas Tertimbun

Sebanyak 15 pekerja tambang meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor di kawasan pertambangan Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Ada Andil Kapten Persib dalam Kerja Sama PSSI dan KNVB, Jadi Jembatan Belanda-Indonesia untuk Sepak Bola

Ada Andil Kapten Persib dalam Kerja Sama PSSI dan KNVB, Jadi Jembatan Belanda-Indonesia untuk Sepak Bola

PSSI dan KNVB resmi menjalin kerja sama untuk membangun sepak bola Indonesia hingga membuka peluang laga persahabatan Timnas Indonesia Vs Belanda di berbagai jenjang kategori. 
Trending
Link Video Syur Viral, Guru dan Murid di Gorontalo Ternyata Sudah Buat Pengakuan, Semuanya Berawal dari Karya Ilmiah

Link Video Syur Viral, Guru dan Murid di Gorontalo Ternyata Sudah Buat Pengakuan, Semuanya Berawal dari Karya Ilmiah

Link video syurnya viral, guru dan murid di Gorontalo ternyata sudah pernah buat pengakuan. Semuanya berawal dari projek karya ilmiah.
Video Mesum Guru dan Murid di Gorontalo yang Viral, Ternyata Sang Guru Sudah Diperingatkan Sejak Lama

Video Mesum Guru dan Murid di Gorontalo yang Viral, Ternyata Sang Guru Sudah Diperingatkan Sejak Lama

Viral video tidak senonoh antara guru dan murid di Gorontalo masih menjadi pembicaraan hangat. Pihak sekolah mengaku sudah mendapatkan laporan atas hubungan keduanya, bahkan pihak sekolah sudah memberikan teguran keras, sebelum video syur guru dan murid di Gorontalo viral di media sosial.
Link Video Syur Viral Guru dan Murid di Gorontalo, Ternyata Korban Sudah Beri Pengakuan Usai Pemeran Pria Ditangkap, Katanya Mengalami...

Link Video Syur Viral Guru dan Murid di Gorontalo, Ternyata Korban Sudah Beri Pengakuan Usai Pemeran Pria Ditangkap, Katanya Mengalami...

Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan Kabupaten Gorontalo melakukan pendampingan terhadap siswi korban video syur dengan oknum guru yang viral belakangan ini.
Media Vietnam Tiba-tiba Soroti 3 Pemain Belanda Bakal Bela Timnas Indonesia: Pasukan Shin Tae-yong Kedatangan Rekrutan Tangguh Lagi

Media Vietnam Tiba-tiba Soroti 3 Pemain Belanda Bakal Bela Timnas Indonesia: Pasukan Shin Tae-yong Kedatangan Rekrutan Tangguh Lagi

Media Vietnam menyoroti tiga pemain keturunan Belanda yang bakal membela Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.
Bukan Semata karena Tinggal di Indonesia yang Mayoritas Muslim, Cristian Gonzales Akhirnya Bicara Jujur Soal Alasan Pilih Jadi Mualaf: Niat Saya...

Bukan Semata karena Tinggal di Indonesia yang Mayoritas Muslim, Cristian Gonzales Akhirnya Bicara Jujur Soal Alasan Pilih Jadi Mualaf: Niat Saya...

Mantan striker naturalisasi Timnas Indonesia Cristian Gonzales akhirnya berani bicara jujur soal keputusannya memilih pindah keyakinan menjadi seorang mualaf.
Full Video Syur Guru dan Murid di Gorontalo Bertebaran di Dunia Maya, Ternyata Ini Perlakuan Guru yang Buat Sang Murid Nyaman hingga Tumbuh Rasa Suka Sama Suka

Full Video Syur Guru dan Murid di Gorontalo Bertebaran di Dunia Maya, Ternyata Ini Perlakuan Guru yang Buat Sang Murid Nyaman hingga Tumbuh Rasa Suka Sama Suka

Full video syur guru dan murid di Gorontalo bertebaran di dunia maya. Ternyata beginilah perlakuan guru yang membuat murid merasa nyaman hingga tumbuh rasa suka sama suka pada keduanya. 
Suka sama Suka, Viral Video Syur 7 Menit Murid dan Guru di Gorontalo, Ingatkan Pesan Buya Yahya Cara Mendidik Anak Tidak Salah Jatuh Cinta Perlu...

Suka sama Suka, Viral Video Syur 7 Menit Murid dan Guru di Gorontalo, Ingatkan Pesan Buya Yahya Cara Mendidik Anak Tidak Salah Jatuh Cinta Perlu...

Berdasarkan pantauan Tim tvOnenews.com kalau video viral itu berdurasi 7 menit. Mulanya beredar berdurasi 5 menit itu dari Gorontalo. ingatkan pesan Buya Yahya.
Selengkapnya