“Saya mengingatkan kepada seluruh personel agar memonitor dan mengantisipasi perkembangan yang ada di lapangan. Jangan underestimate serta terlena dengan situasi yang terlihat landai. Tetap melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, humanis, dan profesional sesuai SOP dengan menerapkan body system, guna menjamin keselamatan personel,” tutur Karyoto.
Selain itu ia juga meminta kepada personelnya untuk mengedepankan komunikasi publik dan upaya cooling
system agar masyarakat berpartisipasi penuh dalam mendukung penyelenggaraan Pilkada 2024 dengan terhindar dari polarisasi, sehingga proses pemungutan suara dan penghitungan suara di lokasi TPS sampai dengan selesai dapat berjalan dengan aman dan terkendali.
Dalam kesempatan yang sama, Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay menegaskan agar para personel komitmen dalam tugas dan tanggung jawab dalam mengamankan penyelenggaran Pilkada DKI Jakarta di wilayah Hukum Polda Metro Jaya.
“Kehadiran kita sangat diperlukan dalam menjaga kondisivitas, keamanan, dan ketertiban baik menjelang maupun saat pemilu. Menetralisir situasi permasalahan yang terjadi sekecil apapun di wilayah DKI Jakarta,” jelas Rafael.
Kemudian Rafael menekankan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan agar menghindari sikap arogansi dan selalu bersikap humanis pada saat bertugas.
“Jaga sinergitas dan soliditas dengan para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan instansi terkait lainnya. Laporkan setiap perkembangan kepada atasan masing-masing secara berjenjang,” ungkapnya. (Ars/ree)
Load more