“Yang paling Delisa ingat saat terkena gelombang itu adalah momen terakhir bertemu dengan ibu Delisa," ujar dia.
Delisa lantas terseret arus air yang membuatnya terdampar di lokasi sekitar 8 kilometer dari rumahnya.
Dia ditemukan di kawasan Lamteumen, Banda Aceh dalam kondisi pingsan, tanpa sehelai benang di tubuh.
"Kaki saya tersangkut di batang pohon kelapa yang sudah tumbang,” kenangnya.
Delisa berhasil ditemukan oleh seorang warga bernama Didi yang sedang melakukan evakuasi mayat.
Warga sempat mengira Delisa sudah meninggal dunia. Namun, tubuhnya bergerak saat diangkat. Delisa kecil pun langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Fakinah yang saat itu layanannya lumpuh total.
Delisa dibawa Didi ke rumahnya untuk dibersihkan luka dengan obat merah seadanya.
Load more