Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah China menyebut sedang berusaha bekerja sama baik secara bilateral maupun multilateral untuk memerangi penipuan dan judi online ilegal di perbatasan Thailand, Myanmar dan Tiongkok.
"Kementerian Luar Negeri China akan terus bekerja sama dengan otoritas yang berwenang untuk mengarahkan kedutaan dan konsulat kami di luar negeri agar dapat menangani kasus-kasus yang membutuhkan bantuan konsuler dengan baik, dan melindungi keselamatan warga China di luar negeri," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengutip Antara pada Selasa (18/2/2025).
Pejabat tinggi dari Myanmar, China dan Thailand telah tiba di kota Myawaddy, Myanmar, untuk membicarakan upaya pemberantasan penipuan dan perjudian daring ilegal di kota perbatasan tersebut.
Sejak 30 Januari hingga 16 Februari 2025, mereka telah memeriksa dan menahan 1.030 pendatang ilegal.
Myanmar telah memulangkan sebagian dari mereka yang ditahan, sebagian lain diproses sesuai prosedur hukum untuk memulangkan mereka segera ke negara asal.
Pada Jumat (14/2), Duta Besar China untuk Myanmar Ma Jia dan Asisten Menteri Keamanan Publik Liu Zhongyi yang sedang berkunjung bertemu dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Myanmar U Than Swe dan Menteri Dalam Negeri Myanmar Tun Tun Naung.
"Kejahatan serius yaitu perjudian daring dan penipuan yang terjadi di sepanjang perbatasan Thailand-Myanmar, mengancam nyawa dan harta benda warga China Thailand, dan negara-negara terkait lainnya, serta mengganggu lalu lintas perjalanan masyarakat dan kerja sama antara negara-negara regional," ungkap Guo Jiakun.
Load more