Jakarta, tvOnenews.com - Band Sukatani sukses manggung lagi selama 45 menit di Yogyakarta pada Selasa (25/2/2025) usai polemik lagu berjudul Bayar Bayar Bayar viral di media sosial.
Pang Bathoro dari Komunitas Tulang Panggung mengatakan antusiasme masyarakat yang menonton Band Sukatani cukup besar.
Pasalnya, menurut dia, informasi konser baru diumumkan lewat sosial media sehari sebelum acara digelar di Kedai Kopi Ultra, Kaliurang.
Meski diumumkan satu hari sebelumnya, antrean sudah mengular hingga puluhan meter. Adapun harga tiketnya dibanderol Rp35 ribu saja.
"Berapa ratusan enggak ngitung, tapi kapasitas venue 600 orang. Total yang datang 1.200 (orang)," kata Pang, Selasa (25/2/2025).
Di konser itu, band yang terdiri dari Muhammad Syifa Al Luthfi sebagai gitaris dan Novi Citra Indriyati sebagai vokalis itu membawakan sejumlah lagu.
Akan tetapi, lagu Bayar Bayar Bayar yang sebelumnya viral karena disebut-sebut mengkritik polisi tidak dinyanyikan lantaran Band Sukatani diberi kebebasan oleh penyelenggara untuk pemilihan lagunya.
"Kalau untuk itu (Bayar Bayar Bayar) kita kembalikan lagi ke Band Sukatani-nya. Kita enggak mau ada tekanan. Mereka mau bawain atau enggak enggak masalah. Jadi kalau mereka mau bawain oke, kalau enggak kita enggak masalah," jelas dia.
Dalam acara ini, ada band lain juga yang tampil seperti Megatruh Soundsystem, Cold Dealin dan Vivacity.
Adapun Pang menyebut digelarnya konser ini bukan untuk mencari keuntungan semata melainkan sebagai bentuk dukungan kepada Band Sukatani atas polemik yang terjadi akhir-akhir ini.
"Alasannya (mengundang Sukatani) karena kami bersama komunitas di Jogja sangat men-support Sukatani. Apa yang telah terjadi sama Sukatani kita support," kata dia.
Pihaknya mengaku membutuhkan effort lebih untuk mengundang Sukatani.
Akan tetapi, karena tujuannya untuk mendukung sesama komunitas, maka Band Sukatani dengan senang hati menerima tawaran manggung ini.
Berbicara soal izin dari kepolisian, Pang menyebut tidak ada kendala sama sekali.
"Izinnya dipermudah. Enggak ada intervensi, enggak ada intimidasi dari teman-teman kepolisian. Jadi dipermudah. Sejauh ini bisa lihat kita enggak ada sama sekali (intervensi)," pungkasnya. (apo/nsi)
Load more