Jakarta, tvOnenews.com - Ihwal korupsi tata kelola minyak mentah di pertamina, yang akhir-akhir ini menyeret nama Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok.
Pasalnya, Kejagung usai tersangkakan 9 orang, akan membuka peluang untuk memeriksa Ahok dalam kasus tersebut.
Sontak, membuat Juru Bicara PDIP, Chico Hakim angkat bicara. Kata dia, PDIP mecium gelagat upaya penggiringan opini yang menyudutkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina untuk periode 2018-2023.
Ahok sendiri pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina dari 22 November 2019 hingga mundur pada 2 Februari 2024.
“Upaya penggiringan opini untuk menyudutkan PDI Perjuangan memang sedang marak terjadi. Salah satunya melalui kasus tata kelola minyak oleh anak perusahaan Pertamina, Patra Niaga,” kata Chico saat dihubungi pada Minggu (2/3/2025).
Sambungnya menjelaskan, bahwa saat ini masyarakat tidak akan terpengaruh oleh isu yang mengaitkan Ahok dengan praktik korupsi di perusahaan minyak dan gas milik negara tersebut.
Ia menilai Ahok sangat antusias untuk memenuhi panggilan penyidik Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung jika keterangannya dibutuhkan.
Load more