Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan membangun 75.000 koperasi desa untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Koperasi tersebut akan difokuskan pada sektor pertanian, perikanan, hingga sektor-sektor strategis lainnya yang berpotensi menggerakkan ekonomi rakyat.
“Kita akan bentuk 75.000 koperasi desa berbasis pertanian, nelayan, dan ada berbasis-basis lain,” ujar Prabowo saat menyampaikan pidato dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025).
Prabowo menekankan bahwa keberadaan koperasi desa ini bertujuan untuk mempercepat pergerakan ekonomi di tingkat desa dan memberikan dampak yang lebih luas bagi rakyat kecil.
“Intinya kita ingin ekonomi desa, rakyat paling bawah bergerak dengan cepat. Memobilisasi pergerakan ekonomi akan memberikan dampak yang sangat besar,” tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi solusi bagi masyarakat desa untuk terbebas dari jeratan pinjaman online (pinjol), tengkulak, dan rentenir.
“Masalah pinjol, tengkulak, segala macam, rentenir itu kan perorangan yang secara hukum akan sulit diminta pertanggungjawaban. Mereka (masyarakat desa) terjebak di situ dan tidak ada kekuatan bargaining,” kata Tito dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (7/3/2025).
Menurut Tito, koperasi desa ini akan berfungsi sebagai perwakilan negara dalam melindungi rakyat dari praktik ekonomi yang merugikan.
“Nah koperasi ini hadir sebagai mewakili negara. Negara hadir untuk menyelamatkan mereka, memutus ketergantungan terhadap pinjol, tengkulak, dan rentenir yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” jelasnya.
Tito juga menambahkan bahwa melalui koperasi, transaksi ekonomi akan lebih transparan dan terstruktur sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Kalau dengan koperasi kan jelas transaksinya. Itulah kehadiran negara, ini akan menyelamatkan mereka,” tandasnya.
Dengan dibangunnya 75.000 koperasi desa ini, pemerintah optimistis bahwa ekonomi desa akan semakin kuat, masyarakat lebih mandiri, dan kesenjangan ekonomi dapat ditekan. (agr/raa)
Load more