Sementara, Werdiningtyas, ahli gizi dapur MBG yang ditemui Ibas, membagikan sedikit ceritanya dalam mengabdi sejauh ini.
“Terima kasih Mas Ibas atas kedatangannya langsung menemui kami. Di sini, saya sebagai ahli gizi, dalam menentukan variasi menu memang ada panduan dari pusat, tapi tetap disesuaikan dengan bahan, komoditas, kekayaan alam dari Kabupaten Ngawi. Telur, ayam, dan lainnya bervariasi. Semoga dengan kedatangan Mas Ibas, dapur MBG ini bisa terus berkembang dan bisa menjangkau lebih banyak lagi,” tuturnya.(lkf)
Load more