Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Bank Pembangunan Multilateral BRICS, New Development Bank (NDB), Dilma Vana Rousseff, memuji kesuksesan Indonesia dalam menjalankan implementasi campuran solar dan bahan bakar nabati biodiesel 40 persen atau B40.
Hal itu disampaikan Presiden Dilma dalam pernyataan pers bersama Presiden RI Prabowo Subianto, usai Indonesia memutuskan bergabung dalam NDB.
"Kami tertarik pada transisi energi dan Indonesia adalah negara yang memimpin dalam energi terbarukan, seperti biodiesel dengan (campuran) 40 persen. Saya sangat terkesan dengan ini," kata Presiden Dilma di Istana Merdeka, Jakarta, mengutip Antara, Rabu.
Presiden Dilma yang juga merupakan mantan Presiden Brasil itu mengungkapkan bahwa Indonesia sudah melakukan pencapaian luar biasa.
Hal itu mengingat Brasil baru memulai program yang sama pada tahun ini dengan campuran bahan bakar nabati 14 persen.
"Karena Brasil memulai ini dan baru 14 persen, sedangkan Indonesia 40 persen. Ini pencapaian yang luar biasa bagi kami," lanjut Dilma.
Sebagai bank multilateral untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan di negara-negara berkembang, Presiden Dilma menekankan bahwa NDB tertarik dengan realisasi energi terbarukan di Indonesia.
Load more