Jakarta, tvOnenews.com - CEO Erspo, Muhammad Sadad, angkat bicara terkait pemilihan Belanda sebagai lokasi pemotretan jersey terbaru Timnas Indonesia.
Seperti yang diketahui, Erspo sebagai apparel resmi skuad Garuda telah merilis dua jersey terbaru Timnas Indonesia.
Kendati begitu, lokasi pemotretan jersey itu bukan di Indonesia, melainkan di Stadion Olympisch, Amsterdam, Belanda.
Tercatat ada enam pemain yang menjadi model dari pemotretan jersey terbaru Timnas Indonesia, seperti Calvin Verdonk, Mees Hilgers, Thom Haye, Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen dan Shayne Pattynama.
Muhammad Sadad pun mengungkapkan bahwa alasan pemilihan lokasi pemotretan tersebut karena jaraknya begitu dekat antar pemain.
Dirinya mengatakan bahwa jarak terjauh yang harus ditempuh para pemain diaspora itu paling lama hanya dua jam.
"Kenapa kami (pilih) di Belanda karena memang jaraknya dekat," ujar Muhammad Sadad dikutip dari Antara, Sabtu (8/2/2025).
"Kalau naik mobil itu di Belanda juga paling jauh jarak antar pemain sekitar dua jam," tambahnya.
Alasan dari CEO Erspo itu terbilang wajar mengingat para pemain yang mengikuti pemotretan itu didominasi para penggawa yang berkarier di Belanda.
Dari enam pemain yang menjalani sesi pemotretan tersebut terdapat Verdonk (NEC Nijmengen), Hilgers (FC Twente) dan Haye (Almere City) kini sedang memperkuat tim-tim dari Liga Belanda.
Sementara Sandy Walsh (KV Mechelen), Ragnar (Dender) dan Shayne (K.A.S Eupen) memperkuat tim-tim dari Liga Belgia.
Kondisi yang tak terlalu jauh antar pemain dari kota Amsterdam tersebut membuat Erspo memutuskan untuk memilih Stadion Olympisch sebagai tempat pemotretan.
Lebih lanjut, Muhammad Sadad menjelaskan bahwa alasan pemilihan lokasi pemotretan itu juga menyesuaikan dengan jadwal pertandingan para pemain.
"Kalau ditanya kenapa alasannya karena lebih ke menyesuaikan jadwal aja dari pemain," jelas Muhammad Sadad.
Sebagai informasi, Stadion Olympisch mempunyai ikatan yang kuat dengan Indonesia mengingat pada tahun 1938 merupakan saksi bisu dari Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia yang saat itu bernama Hindia Belanda tampil menghadapi Belanda pada tahun 1938 silam.
Di stadion yang kini berkapasitas 64.000 penonton tersebut juga menjadi kiprah perdana Timnas Hindia Belanda di Piala Dunia.
(igp/hfp)
Load more