Gresik, tvOnenews.com - Setelah sempat terkatung-katung selama tujuh tahun lamanya, hingga nyaris membuat pemain frustasi, tunggakan gaji pemain oleh manajemen lama Persegres (sekarang Gresik United), akhirnya selesai dibayar lunas oleh manajemen baru saat launching tim Gresik United, Rabu (6/9). Salah satu mantan pemain Persegres, David Faristian mengaku sempat frustasi saat menagih gaji sejak tahun 2017 silam itu.
David Faristian yang juga menjadi punggawa Persegres saat di Liga 1 tahun 2017 tersebut sempat bingung bagaimana caranya menagih gaji pemain. Sejak 2017 tidak pernah ada kejelasan. Hingga akhirnya dibayar oleh manajemen Gresik United yang baru.
"Saya David Faristian mewakili pemain tahun 2017 mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya manajemen Gresik United 2023 yang telah berkomitmen melunasi hutang pada tahun yang kami alami. Sebenarnya bukan tanggung jawab beliau, tapi beliau punya niat baik, sejak awal kompetisi tahun 2022 manajemen baru komitmen melunasi tunggakan tahun-tahun sebelumnya," tutur David pada awak media.
David menambahkan jika dirinya kini mengaku lega, karena tahun ini komitmen para pemain tahun 2017 dengan manajemen baru benar-benar tuntas. Tunggakan gaji selama enam tahun lamanya itu akhirnya lunas.
"Sebenarnya kami tidak menyangka karena waktu melewati perjalanan rumit sampai ke ranah hukum kami tidak punya titik temu, frustasi datang sempat mengikhlaskan karena tidak ada titik temu tidak ada jawaban pasti frustasi dan ikhlaskan. Akhirnya ada PT baru (Gresik Usaha Sejahtera mengambil alih) ada angin segar memang tidak secepat yang kami bayangkan dibayarkan langsung. Alhamdulilah tahun 2023 dilunasi manajemen baru," ungkapnya.
David memastikan tunggakan gaji pemain tahun 2017 sudah selesai dan sudah lunas. Tidak ada tunggakan gaji yang tersisa.
Pembayaran termin terakhir, uang sebesar Rp160.583.540 secara tunai itu diterima langsung oleh mantan pemain Persegres 2017, Loudry Meilana Setiawan di atas panggung.
Sementara itu CEO Gresik United, Gus Alan mengatakan, pihaknya komitmen membayar tunggakan hutang dari manajemen lama. Bahkan dari musim lalu saat merangkak dari Liga 3.
"Kami komitmen membayar hutang manajemen lama dari musim kemarin," ujarnya.
Pihaknya sengaja membayar pelunasan hutang saat launching tim. Tujuannya, agar semua pihak tahu, Gresik United sudah tidak memiliki hutang lagi. Fokus meraih prestasi. Mewujudkan target juara Liga 2 dan promosi ke Liga 1.
"Kami mau membayar saat launching agar semua media tahu, tapi APPI sudah merilis mau bagaiman lagi, tidak masalah manajemen tenang, tidak ada problem karena pemain musim 2017 sudah komitmen saling percaya dengan manajemen baru dan Alhamdulilah hari ini sudah beres," pungkasnya. (mhb/gol)
Load more