Kini, Juve hanya tinggal memiliki Serie A untuk diikuti hingga musim kompetisi 2024-2025 ini berakhir.
Pelatih Thiago Motta menganggap kekalahan ini sebagai sesuatu yang memalukan terutama karena para pemainnya gagal memperlihatkan sikap yang tepat.
“Kami meninggalkan lapangan dengan rasa malu. Sejujurnya, saya merasa sangat malu dengan yang kami lihat di babak pertama dan saya harap para pemain bisa merasakan hal yang sama,” kata Motta kepada Mediaset via Football-Italia.
“Kami tidak bisa melakukannya dengan sikap yang salah. Itu memalukan dan terbukti merupakan salah saya karena saya tidak menunjukkan kepada para pemain mengenai betapa pentingnya pertandingan ini atau apa artinya jersey ini,” tambah Motta.
Untuk menyimpulkan, Thiago Motta mengakui bahwa Juventus tidak layak untuk ke semifinal Coppa Italia.
Load more