Menurut akun tersebut, gaya permainan yang masih mengutamakan penguasaan bola di bawah asuhan Kluivert justru akan dimanfaatkan Bahrain melalui serangan balik cepat.
"Ketergantungan Kluivert yang berlebihan pada penguasaan bola bagi Indonesia, yang sebelumnya merupakan tim yang mengandalkan serangan balik, meninggalkan terlalu banyak ruang di belakang karena lini belakang mereka kesulitan menghadapi perubahan taktik yang tiba-tiba," tulis akun @_football.predictions.
Akun ini juga menambahkan bahwa Indonesia akan kesulitan menghadapi perubahan taktik Bahrain yang lebih fleksibel dalam beradaptasi dengan perubahan situasi.
"Bahrain, yang sangat baik dalam serangan balik, memanfaatkan hal ini dengan kecepatan, mencetak dua gol, sementara ruang sepertiga akhir Indonesia yang terbatas hanya menghasilkan satu gol," sambung prediksi tersebut.
Load more