Jakarta, tvOnenews.com - Pemirsa, delapan fraksi DPR RI berkomitmen untuk menolak sistem proporsional tertutup dalam pemilu 2024 mendatang.
Ketua Fraksi Golkar Kahar Muzakir menegaskan bahwa sistem proporsional tertutup membuat hak konstitusional hilang, terlebih bacaleg telah mendaftar.
Seandainya berganti, ia meyakini domain pembuatan undang-undang juga ada di DPR RI.
Pergantian sistem pemilu ini juga dinilai sejumlah perwakilan dari fraksi mengganggu tahapan Pemilu yang telah berjalan.
Mereka mendesak Presiden Joko Widodo agar turun tangan akan polemik ini karena jika sistem proporsional diterapkan dapat menciptakan kegaduhan di lapangan.(awy)