Pemalang, Jawa Tengah - Kecelakaan terjadi di Tol Trans-Jawa kilometer 308 jalur A Desa Saradan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (11/7). Dalam kecelakaan tersebut sebuah bus menabrak truk box dan mengakibatkan 8 orang meninggal dunia.
Diketahui, kecelakaan tersebut melibatkan dua unit kendaraan yaitu bus PO. Sudiro Tungga Jaya bernomor polisi AD-1626-CU dengan truk Isuzu Box bernomor polisi B-9281-SXR. Kejadian bermula saat bus PO. Sudiro Tungga Jaya yang melaju dari arah timur dengan kecepatan tinggi di kilometer 308 jalur A di Desa Saradan, Kecamatan Pemalang.
Kemudian bus menghindari truk yang ada di depannya dan saat itu tengah oleng ke kanan. Karena jarak yang terlalu dekat, membuat bus membentur truk di bagian belakang sebelah kiri. Bus pun oleng ke kiri hingga mengenai guide rail yang berada di bahu jalan sebelah kiri dan membuat bus PO. Sudiro Tungga Jaya terguling di badan jalan sebelah kiri.
Lalu petugas mengevakuasi seluruh korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia ke rumah sakit terdekat. Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari pihak yang berwajib terkait kejadian kecelakaan maut ini.
Sementara itu, korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di ruas Tol Pemalang kilometer 308 Jawa Tengah hingga kini mencapai 8 orang. Sedangkan 21 orang penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Keseluruhan korban kecelakaan tersebut saat ini berada di tiga rumah sakit di Pemalang, Jawa Tengah. Sampai pada hari Minggu (11/7) malam, sejumlah petugas Satlantas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Tol kilometer 308.
Menurut Kapolres Pemalang, AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat bus PO. Sudiro Tungga Jaya melintas dari Jakarta menuju ke Semarang. Namun, saat di lokasi kejadian pengemudi bus mengerem mendadak untuk menghindari truk di depannya yang oleng. Selanjutnya, bus pun menabrak pembatas jalan tol setelah akhirnya terguling dan terhenti.
Petugas Satlantas Polres Pemalang masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pengemudi tersebut. “Terjadi antara truk dan kendaraan bus yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 16 orang luka ringan,” jelas AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho. (adh)