Bogor, Jawa Barat - Banjir bandang terjang Kampung Cisarua, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Kamis (23/6/2022).
“Banjir begitu cepat saat itu. Hujan satu jam, air dari aliran Sungai Ciaul dan Cisarua langsung meluap dan langsung menerjang permukiman warga di dua RW ini RW 05 dan 06,” kata warga, Mad Roni (45).
Ia dan warga lain, masih kata Mad Roni, tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga. Barang elektronik dan lemari terbawa hanyut banjir.
“Gak sempat yang ada saat itu mikirin gimana bisa nyelametin diri keluarga dulu ke tempat yang lebih aman,” katanya.
Lebih lanjut Mad Roni menjelaskan, banjir bandang ini merupakan yang terparah yang pernah terjadi sejak 30 tahun silam.
“Ini yang terparah. Di sungai ada penyempitan aliran sungai dan pendangkalan, sehingga kemungkinan banjir bandang ini terjadi,” katanya.
Sementara pihak Desa Purasari saat ini telah melakukan pendataan kerusakan banjir yang menerjang dua RW yakni RW 05 dan 06.
“Banjir bandang ini ada menerjang dua RW, RW 05 dan 06 itu data sementara kerusakan yang parah hingga sedang sekitar ada 15 bangunan rumah warga termasuk ada dua sekolah SD dan madrasah serta pesantren,” katanya.
Sekitar 1.000 kepala keluarga terdata terdampak banjir bandang ini.
“Kami masih melakukan pendataan untuk sementara di dua RW yang Terdampak sekitar 1000 KK, tidak ada korban jiwa yang hanyut tadi sudah dibawa langsung diobati,” ungkapnya. (ehl/act)
Load more