Pekalongan, Jawa Tengah - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Rabu siang (02/02/2022), sekira pukul 13.00 WIB.
“ Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dengan truk yang mengangkut tanah,” kata Mujiono, salah seorang saksi di lokasi kejadian.
“Saya saat masih di bengkel mendengar suara gubrak saya lari ke lokasi. Dan saya lihat anak itu (korban) kondisinya sudah jatuh, motornya sempat nindih korban, saya cari identitasnya STNK tidak ditemukan di tasnya (korban),” lanjut Mujiyono.
Korban yang mengendarai motor Vario dengan nomor polisi G 6150 ZK diketahui merupakan seorang siswi sekolah menengah atas. Korban masih mengenakan seragam sekolah dan diperkirakan berumur sekitar 18 tahun. Kondisi korban mengalami luka parah dibagian kepala dan tewas di lokasi kejadian.
“Menurut informasi dari warga yang melihat langsung, motor korban dan truk sama-sama searah dari arah utara ke selatan. Saat sepeda motor korban akan menyalip truk, tiba-tiba dari selatan ada motor, dia ambil arah kiri kemudian terjatuh dan korban terlindas truk,” lanjutnya.
Sementara itu, menerima adanya informasi tersebut, Unit Gakum Satlantas Polres Pekalongan, langsung melakukan olah kejadian perkara.
Kasatlantas Polres Pekalongan, AKP Munawarah menerangkan, bahwa kejadian kecelakaan yang terjadi antara sebuah sepeda motor dan truk, yang berjalan searah, dari arah utara menuju ke arah selatan.
"Ya hari ini terjadi laka lantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi, untuk identitas korban belum diketahui dan masih dalam penyelidikan, dan kejadian kecelakaan ini juga masih dalam penyelidikan," kata AKP Munawarah.
"Untuk kronologis kejadian masih dalam penyelidikan kami," lanjutnya.
Korban saat ini masih di RSI Muhammadiyah Pekajangan, Pekalongan untuk dilakukan identifikasi.
AKP Munawarah menjelaskan pihaknya telah mengamankan pengemudi truk untuk dimintai keterangan. Truk dengan nopol G 1583 KB sudah diamankan pihak kepolisian.
Sementara itu, akibat kejadian tersebut, mengakibatkan arus lalu lintas kendaraan dari arah utara maupun selatan, sempat tersendat. Antrian kendaraan mengekor hingga 500 meter dari kedua arah. (Edi Mustofa/Buz)
Load more