Purbalingga, Jawa Tengah - Kasus pencabulan dan perkosaan terhadap siswi oleh guru sebuah SMP Negeri di Kabupaten Purbalingga terus bergulir. Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga memastikan akan memberikan sanksi berat kepada oknum guru cabul.
Pihaknya merasa sangat kecewa dengan tindakan yang dilakukan oleh oknum pendidik. Apalagi dilakukan di lingkungan sekolah.
Pendidik yang seharusnya membimbing para siswa, ujarnya lagi, namun ternyata tega menjadikan korban nafsu yang dinilai sangat menyimpang tersebut.
"Intinya kami sangat kecewa dengan kasus asusila yang dilakukan GTT (Guru Tidak Tetap) itu," tegasnya.
Perbuatan tersangka AS (32) tambahnya, menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan, khususnya di Purbalingga dan masyarakat pada umumnya.
Kasus pencabulan dan perkosaan terhadap tujuh siswi di sebuah SMP negeri di Purbalingga terus menyita perhatian publik. Dalam kurun waktu delapan tahun, guru AS mencabuli tujuh siswi. Lima diantaranya bahkan diperkosa karena terinspirasi film kartun dewasa.
Load more