Banjarnegara, Jawa Tengah - Memasuki musim kemarau ratusan sumur warga di Banjarnegara, Jawa Tengah mengering. Akibatnya warga alami krisis air bersih. Bahkan untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan minum dan memasak, warga harus berjuang naik turun bukit dengan berjalan kaki untuk mencari sumber mata air yang masih mengalir.
“Di Dusun Bulupitu, Desa Petir pernah mengalami paceklik saat musim kemarau, sehingga berpengaruh terhadap taraf hidup masyarakat seperti pertanian dan perkebunan. Maka dari itu dalam melaksanakan perintah Kasad, Bapak Jendral TNI Dudung Abdulrachman, kami TNI yang bekerjasama dengan BBWSO wilayah Yogyakarta membuat sumur bor di Dusun Bulupitu untuk kepentingan warga,” ujar Komandan Korem 071 Wijayakusuma Kolonel Inf. Yudha Airlangga saat mengunjungi sumur bor, di Lapangan Dusun Bulupitu, Selasa (02/08/2022).
Kondisi geografis yang berada di daerah pegunungan dan memiliki banyak bebatuan cadas didalam tanah membuat proses pengeboran cukup menjadi hambatan.
Hingga saat ini pengeboran tanah masih mencapai kedalam 17 meter dari target sumber air didalam tanah sedalam 110 meter. Pengeboran pun akan terus dilakukan selama kurang lebih 1,5 bulan ke depan.
“Ini bukan pekerjaan yang mudah untuk melaksanakan survei karena harus mempertimbangkan berbagai aspek yaitu lapisan tanah, struktur tanah, konturnya, kandungan air, dan kedalaman. Ini hari keenam sudah berhasil mengebor 17 meter ” terangnya.
Ia juga menambahkan, selain dimanfaatkan oleh warga sekitar, sumber mata air ini kedepan juga sepenuhnya akan dikelola oleh warga.
Load more