LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
waspada bahaya Leptospirosis
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Waspada Leptospirosis Pacitan Tinggi, Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Kebersihan, Ini Menurut Pakar

kasus Leptospirosis di Pacitan, patut diwaspadai. ada baiknya masyarakat tetap berhati-hati saat beraktivitas di tempat yang berpotensi menjadi rumah bakteri

Rabu, 8 Maret 2023 - 18:34 WIB

Pacitan, tvOnenews.com - Sebaran kasus Leptospirosis di Pacitan, patut diwaspadai. Untuk itu ada baiknya masyarakat tetap berhati-hati saat beraktivitas di alam bebas dan tempat yang berpotensi menjadi rumah bakteri.

Penyakit ini dapat dengan mudah menyebar melalui urine hewan yang terinfeksi dan menyebabkan kematian penderita jika tidak segera ditangani. Bakteri yang berasal dari kencing tikus ini, merupakan penyakit yang menular dari hewan pada manusia dan tidak akan menular dari manusia ke manusia.

Menurut Dokter Epidemiology dan Pengendalian Penyakit, dr Riris Andono Ahmad, MPH, PhD, Leptospirosis tidak harus dibawa menuju kepanikan oleh masyarakat. Karena bakteri leptospira ini hinggap di tempat yang kotor. Untuk menghindari leptospirosis ini adalah dengan menjaga kebersihan.

"Cara kerja bakteri Leptospira ini tergolong lambat, tidak per detik atau bahkan hitungan menit, tapi beberapa jam kemudian leptospira baru bisa menular pada manusia," jelasnya.

Baca Juga :

Namun demikian, ketika menyerang, bakteri tersebut bisa membuat serangan dengan cepat. Pengidapnya akan langsung mengalami demam hingga menyentuh 40 derajat Celsius.

Sedangkan siapa saja yang dapat berisiko tertular Leptospirosis, menurutnya, penyakit Leptospirosis ini banyak ditemui di area sawah, lokasi atau tempat yang kotor. Genangan air, banjir dan tempat-tempat lain yang menjadi sarang tikus. Orang yang sering beraktifitas di luar lebih potensial terjangkit Leptospirosis.

Seseorang sangat berisiko jika ia menghabiskan banyak waktu di sekitar hewan atau di luar ruangan. Gejala yang bisa terjadi, seseorang biasanya mulai menunjukkan tanda-tanda Leptospirosis dalam waktu dua minggu, meskipun dalam beberapa kasus, gejala mungkin tidak muncul selama satu bulan atau tidak sama sekali.

Dokter Epidemiology dan Pengendalian Penyakit juga Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogjakarta menambahkan, dalam hal ini peningkatan mutu pencegahan dini dari Dinas Kesehatan setempat harus ditingkatkan. Pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenali apa itu Leptospirosis dan bagaimana pencegahannya.

"Melakukan promosi kesehatan untuk peningkatan kesadaran agar pencegahan segera dilakukan, terutama petani kalau ke sawah menggunakan pelindung diri, agar juga mengenali gejala Leptospirosis," imbuhnya.

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans. Hewan yang terinfeksi bisa menyebarkan bakteri penyebabnya melalui urine mereka. Ketika hewan yang terinfeksi buang air kecil, maka bakteri masuk ke air atau tanah dan dapat hidup di sana selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan bahkan tahun. Ketika seseorang terkena flu segera periksa ke dokter untuk menentukan itu flu biasa atau Lepto. Jadi jangan panik dulu. (asw/hen)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
3 Waktu Dilarang Tidur, Bisa Bikin 'Bodoh' hingga Serangan Jantung Kata dr Zaidul Akbar, Nomor 1 Setelah Shalat...

3 Waktu Dilarang Tidur, Bisa Bikin 'Bodoh' hingga Serangan Jantung Kata dr Zaidul Akbar, Nomor 1 Setelah Shalat...

Berikut 3 waktu yang dilarang tidur, bisa sebabkan kebodohan hingga risiko serangan jantung menurut dr Zaidul Akbar, di antaranya setelah shalat ini.
Makan Bergizi Gratis Akan Mencakup 82,9 Juta Orang Pada 2027

Makan Bergizi Gratis Akan Mencakup 82,9 Juta Orang Pada 2027

Ia menjelaskan, makan bergizi gratis akan terus berkembang menjadi 2.000 titik pada bulan April 2024, kemudian menjadi 5.000 titik pada bulan Juli-Agustus.
Polisi Tembak Anggota Paskibra di Semarang, Kapolrestabes Semarang Beberkan Korban Terlibat Tawuran Gengster

Polisi Tembak Anggota Paskibra di Semarang, Kapolrestabes Semarang Beberkan Korban Terlibat Tawuran Gengster

kepolisian melakukan tindakan terukur dengan melepaskan tembakan untuk membubarkan bentrok antar geng itu.
Siapkan Payung dan Jas Hujan, BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Indonesia Hujan Ringan Hari Ini

Siapkan Payung dan Jas Hujan, BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Indonesia Hujan Ringan Hari Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada hari ini Selasa (26/11/2024).
Tak Bisa Disembunyikan Lagi, Sarwendah dan Betrand Peto Sama-sama Jujur dan Akui Kalau Mereka Sudah Jatuh Hati dengan…

Tak Bisa Disembunyikan Lagi, Sarwendah dan Betrand Peto Sama-sama Jujur dan Akui Kalau Mereka Sudah Jatuh Hati dengan…

Sarwendah dan Betrand Peto akhirnya jujur mengaku sudah jatuh hati dengan sesuatu yang bikin mereka kagum. Apa yang membuat mereka begitu terpikat? Baca di sini
Buntut Insiden Polisi Tembak Polisi di Sumbar, Kompolnas Sarankan Polisi yang Pegang Senjata Dicek Psikologi dan Kesehatannya

Buntut Insiden Polisi Tembak Polisi di Sumbar, Kompolnas Sarankan Polisi yang Pegang Senjata Dicek Psikologi dan Kesehatannya

Buntut insiden polisi tembak polisi, Kompolnas RI menyarankan agar Polda Sumbar mengecek psikologi dan kesehatan setiap personelnya yang memegang senjata api.
Trending
Jurnalis Korea Selatan Akui Terkejut Ketika Meliput Pertandingan Timnas Indonesia, Tagar STY Out Sekejap Berubah Jadi Pujian

Jurnalis Korea Selatan Akui Terkejut Ketika Meliput Pertandingan Timnas Indonesia, Tagar STY Out Sekejap Berubah Jadi Pujian

Memperkenalkan diri sebagai Football Bohemian, Kim Tae-seok menceritakan atmosfer Stadion Gelora Bung Karno saat Timnas Indonesia menjamu Jepang dan Arab Saudi.
Profil Alwin Jabarti Kiemas, Jadi Tersangka Judi Online Komdigi Keponakan Megawati Ini Punya Karier yang Mentereng

Profil Alwin Jabarti Kiemas, Jadi Tersangka Judi Online Komdigi Keponakan Megawati Ini Punya Karier yang Mentereng

Kasus judi online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kini seret keponakan Megawati Soekarnoputri, Alwin Jabarti Kiemas. Ini profilnya!
Keponakan Megawati, Alwin Jabarti Kiemas Jadi Tersangka Judi Online Komdigi, Begini Respons Tegas PDIP

Keponakan Megawati, Alwin Jabarti Kiemas Jadi Tersangka Judi Online Komdigi, Begini Respons Tegas PDIP

PDIP buka suara berita soal keponakan Megawati Soekarnoputri, yakni Alwin Jabarti Kiemas yang ditetapkan sebagai tersangka kasus judi online. Begini katanya..
Bertahun-tahun pakai Doa Iftitah dengan Inni Wajjahtu saat Shalat, Apakah Benar? Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Kalau Nabi Muhammad SAW...

Bertahun-tahun pakai Doa Iftitah dengan Inni Wajjahtu saat Shalat, Apakah Benar? Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Kalau Nabi Muhammad SAW...

Dalam penjelasannya, Ustaz Adi Hidayat Sebut itu hukumnya ini. Doa iftitah juga mempunyai keutamaan dahsyat jika diamalkan dalam shalat. Simak penjelasannya....
Top 3 Bola: Kata Calvin Verdonk soal Suporter Garuda, Vietnam Makin Panik Lihat Timnas Indonesia, Maarten Paes Hampir Menyerah Jadi Pemain Bola

Top 3 Bola: Kata Calvin Verdonk soal Suporter Garuda, Vietnam Makin Panik Lihat Timnas Indonesia, Maarten Paes Hampir Menyerah Jadi Pemain Bola

Berikut 3 artikel bola terpopuler di tvOnenews.com pada Senin (25/11/2024). Kabar seputar pemain Timnas Indonesia masih menjadi yang paling banyak diminati.
Reaksi Media Vietnam Dengar Asnawi Mangkualam Sebut Timnas Indonesia Kini Lebih Mudah Kalahkan Golden Star karena Banyak Pemain Naturalisasi 

Reaksi Media Vietnam Dengar Asnawi Mangkualam Sebut Timnas Indonesia Kini Lebih Mudah Kalahkan Golden Star karena Banyak Pemain Naturalisasi 

Media Vietnam memberikan reaksi usai mendengar Asnawi Mangkualam menyebut Timnas Indonesia kini lebih mudah mengalahkan Golden Star karena diperkuat banyak pemain naturalisasi.
Bawa-bawa Erick Thohir Media Malaysia Soroti Timnas Indonesia yang Tak Turunkan Kekuatan Penuh di Piala AFF 2024

Bawa-bawa Erick Thohir Media Malaysia Soroti Timnas Indonesia yang Tak Turunkan Kekuatan Penuh di Piala AFF 2024

Sejumlah pemain top mulai dari Maarten Paes, Calvin Verdonk hingga Jay Idzes tidak dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia
Selengkapnya
Viral