Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan menegaskan keberadaan guru adalah untuk membimbing, bukan malah sebaliknya. Guru wajib memberikan konseling kepada siswanya dengan baik, bukan kemudian mem-bully atas alasan apapun.
Tidak ada toleransi jika ada pelanggaran serupa atau ditemukan kasus serupa di kemudian hari. Peringatan keras adalah bullying. Semua guru tidak boleh mem-bully muridnya dengan alasan apapun. Begitu juga dengan murid pun tidak boleh melakukan hal serupa.
Sebagai informasi, siswi SMK Negeri 1 Pacitan HN diduga menjadi korban perundungan. Dirinya dituding tiduran di kelas dengan pacarnya dan dibully akan dinikahkan berikut biayanya ditanggung oleh guru.
Korban sampai saat ini merasa malu karena perkataan itu disaksikan oleh puluhan siswa lain di sekolah ini dan disambut sorak sorai. (asw/hen)
Load more