Jember. tvOnenews.com – Pemerintah Kabupaten Jember bersama aparat penegak hukum memusnahkan ribuan barang bukti hasil Operasi Pekat. Langkah ini sebagai upaya menciptakan lingkungan kondusif menjelang Idul Fitri 2025.
Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 31,9 gram sabu, 95 ribu butir okerbaya berlogo Y, serta 159 knalpot tidak sesuai standar. Pemusnahan dilakukan di Jalan Sudarman, Kamis (20/3/).
Selain itu, sebanyak 12.899 botol minuman keras turut dihancurkan. Seluruh barang bukti ini merupakan hasil sitaan selama Operasi Pekat yang dilakukan untuk menekan gangguan keamanan masyarakat.
Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam memberantas penyakit masyarakat. Ia ingin memastikan masyarakat merayakan Lebaran dengan aman.
“Kami ingin masyarakat menjalani Idul Fitri tanpa gangguan. Pemusnahan barang bukti ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menciptakan suasana yang kondusif,” ujar Djoko.
Apel Gelar Pasukan juga digelar sebelum pemusnahan barang bukti. Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Djoko menekankan pentingnya sinergitas antar instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia berharap koordinasi yang baik dapat memastikan kelancaran arus mudik dan perayaan Lebaran.
Selain pemusnahan barang bukti, pemerintah pusat juga telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis guna mendukung Operasi Ketupat 2025. Langkah ini bertujuan mengantisipasi lonjakan pemudik.
Beberapa kebijakan yang diterapkan antara lain pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, serta penghentian sementara proyek konstruksi di jalur mudik utama.
Pemerintah juga menyiapkan fasilitas bagi pemudik, termasuk pemanfaatan persimpangan kendaraan sebagai tempat istirahat. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
Djoko berharap, dengan berbagai upaya tersebut, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.
“Semoga dengan langkah-langkah ini, masyarakat dapat mudik dengan lancar dan merayakan lebaran dengan penuh kebahagiaan tanpa gangguan dari berbagai penyakit masyarakat,” pungkasnya. (sss/hen)
Load more