"Waktu saya disini saya bilangin rumahmu dimana, nanti ke rumah sakit saja langsung terus dia menolak. Langsung bonceng tiga langsung pulang gitu," tambah Daryono.
Setelah dipastikan meninggal dunia, Aldy langsung diautopsi di RSUD Jombang. AKBP Ardi Kurniawan Kapolres Jombang memantau langsung ke kamar jenazah. Sejumlah keluarga korban hadir menunggu di luar kamar jenazah. Munculnya dua dugaan penyebab kematian korban dijelaskan Kapolres.
"Pertama dugaan laka lantas atau dugaan percobaan pembegalan. Ini sedang kita dalami kumpulkan bukti dan saksi-saksi dimana korbannya ada dua orang, yang pertama atas nama Aldy (16 tahun) warga Diwek meninggal dunia, ada bekas luka benda tumpul memanjang di sisi kiri badannya. Kemudian ada benjolan di kepala bekas benturan. Yang kedua atas nama Kristian atau Fian (19 tahun) ada luka di tangan," papar Kapolres.
.
Kapolres juga menjelaskan, korban yang tengah kritis sempat mengatakan, dirinya dan temannya sebelum kejadian sempat dikejar orang. Namun ungkapan tersebut menurut Kapolres perlu pendalaman karena disampaikan saat kondisi korban masih trauma akibat patah tulang tangan. (usi/hen)
Load more