Pamekasan, tvOnenews.com - Sejumlah pedagang menjadi korban dugaan skandal jual beli kios oleh oknum Kepala Pasar Kolpajung, Pamekasan, Madura, Senin (24/3).
Para pedagang yang menjadi korban jual beli kios tersebut sebanyak 8 orang. Salah satunya Wahyu (40) pedagang daging sapi yang berjualan sejak tahun 1990 di Pasar Kolpajung.
Wahyu mengaku sebelum pasar digusur dan dibangun yang baru, ia menyetorkan berkas persyaratan ke Disperindag untuk dapat kios. Namun dirinya tidak mendapatkan kios baru justru yang mendapatkan malah pedagang baru.
"Setelah itu, saya lapor ke Kepala Pasar Slamet Efendi. Tidak berselang lama saya dihubungi oleh Kepala Pasar untuk datang ke rumahnya membicarakan kios baru. Namun bukan diberikan tetapi disuruh bayar sebesar Rp 60 juta untuk dapat kios baru," ucap Wahyu.
Wahyu tidak sanggup untuk bayar itu, karena dirinya sedang butuh uang untuk merawat ibunya yang sedang sakit.
"Yang minta uang itu Pak Fendi sendiri di rumahnya. Saya tidak bayar, karena saya butuh uang itu untuk mengurus orang tua," tambahnya.
Selain itu, Azizah pedagang sandal menceritakan, dirinya sejak 2021 sudah berjualan di dalam pasar. Namun, ia tak kunjung mendapat kios walaupun sudah membayar ke staf pasar sebesar Rp30 juta.
Load more