Bukan hanya tentang rasa, Fadhila bersama timnya juga memikirkan aspek pengemasan S&S Abon. Abon ini dikemas dengan kemasan ziplock berhias gambar maskot S&S Abon dengan warna yang menarik. Serta harga yang ditawarkan relatif terjangkau, yaitu Rp 10 ribu untuk kemasan 100 gram.
Dalam rancangan pemasaran produk sendiri, Fadhila dan tim memilih untuk masuk ke dalam media sosial. Inovasi ini pun berhasil mengantarkan Fadhila dan dua rekannya, yakni Intan Mey Setyaningrum dari Teknik Fisika, dan Sri Irna Solihatun Ummah dari Departemen Matematika, menyabet medali perak dalam ajang Business Model Canvas Competition (BMCC) di Universitas Brawijaya, beberapa waktu lalu.
Kedepannya, tim tersebut berharap produk ini dapat diuji lebih lanjut dan dapat diedarkan ke pasar yang lebih luas.
“Harapannya, produk ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan dapat dipasarkan dalam skala nasional hingga internasional,” tandasnya optimistis. (msi/mg5/chm)
Load more