Ponorogo, Jawa Timur - Satreskrim Polres Ponorogo masih terus mendalami kasus penganiayaan yang menyebabkan seorang santri ponpes modern Darussalam Gontor, Albar Mahdi, meninggal dunia.
Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo, saat dikonfirmasi media menjelaskan masih menunggu hasil outopsi, yang dilaksanakan di TPU Selayur, Palembang.
"Setelah hasil autopsinya keluar kita akan segera mengambil langkah hukum termasuk menentukan status bagi dua santri yang diduga pelaku," terang Kapolres.
Polres ponorogo telah melakukan olah tempat kejadian perkara yang digelar di sejumlah tempat di pesantren Gontor. Hasil olah TKP tersebut selain mendapatkan keterangan dari sejumlah saksi, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti yang terkait erat dengan peristiwa penganiayaan tersebut.
Barang bukti tersebut antara lain sebuah becak, tongkat pentungan, satu botol air mineral, serta minyak kayu putih. Sementara di lokasi rumah sakit pondok Gontor, polisi juga mengamankan barang bukti berupa berkas surat-surat serta rekaman kamera CCTV.
Meski sudah melaksanakan rangkaian penyelidikan, namun hingga kini polisi masih belum menetapkan tersangka terhadap terduga pelaku penganiayaan. Bahkan polisi juga belum melakukan pemeriksaan terhadap keduanya. (asn/ebs)
Load more