Sleman, tvOnenews.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid turut merespon terkait tagar 'Indonesia Gelap' yang trending di media sosial belakangan terakhir ini.
Ia menyampaikan bahwa Komdigi menghargai adanya kebebasan berpendapat.
"Tentu kalau dari kami, karena kami di Kementerian Komunikasi, kita menghargai kebebasan berpendapat, kebebasan membuat tagar," kata Meutya kepada awak media ditemui di UGM Yogyakarta, Kamis (20/2/2025).
Menurutnya, itu bagian dari cerminan masyarakat dalam menilai kebijakan lewat pembuatan tagar di media sosial.
"Dari kami itu adalah hak dari masyarakat untuk berekspresi," ucapnya.
Untuk diketahui, tagar 'Indonesia Gelap' trending di akun X atau dulunya Twitter sejak Senin (17/2/2025) malam. Kemunculan tagar tersebut tak lepas dari kekecewaan masyarakat terhadap sejumlah kebijakan di era pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. (scp/buz)
Load more