Namun demikian, kata Dyah, ada faktor yang tidak bisa dikendalikan yaitu cuaca. Akibat cuaca ekstrem, stok cabai semakin turun dan harganya berangsur meningkat.
"Dampak cuaca ini cukup signifikan. Kalau misalnya terpengaruhi, berimbas stoknya sangat sedikit. Hasil dari pemantauan kita saat ini, masih tergolong aman khususnya di DI Yogyakarta," ungkapnya.
Di lokasi yang sama, Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menyebut, bahan pokok yang terindikasi akan mempengaruhi inflasi harus selalu dijaga. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi terjadinya lonjakan harga jelang lebaran.
"Sejauh ini, pasokan dan harga bahan pokok di Pasar Prawirotaman masih terjaga dengan baik seperti di Pasar Beringharjo. Masalah pasokan, kita juga diback-up oleh Bulog. Contohnya, minyak goreng dan beras," kata Hasto.
Disebutkannya, bahan pokok yang disuplai oleh Perum Bulog diklaim mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan. Pun, minyak goreng hingga dua bulan.
Sekarang ini, menurut Hasto, hal yang dirisaukan bukan lagi soal pasokan melainkan penurunan daya beli masyarakat yang dipengaruhi oleh deflasi.
"Deflasi ini mempengaruhi daya beli agak turun. Sehingga, perlu didukung agar daya belinya tinggi. Harapannya, pemudik yang datang kesini banyak dengan menbawa uang banyak agar daya belinya naik," ucap Hasto. (scp/buz)
Load more