Bahkan, Sukma meyakini bahwa di hari-hari terakhir menjelang Ramadhan, pasar akan semakin ramai.
Tidak hanya ramai oleh pengunjung yang membeli untuk dirinya sendiri, pasar grosir terbesar se-Asia Tenggara itu juga jadi lokasi belanja favorit para pedagang produk fesyen untuk kemudian dijual kembali.
Manda (31), misalnya, yang membeli pakaian dari Pasar Tanah Abang dalam jumlah besar dan menjualnya kembali ke pelanggan tetap dari berbagai daerah di Indonesia.
"Saya jualan, jadi beli bal-an (karungan) di sini, nanti dikirim ke toko-toko di pulau lain. Saya milih di sini soalnya sudah biasa dan memang pusatnya. Jadi sudah ada toko langganan," ungkapnya.
Menurut Manda, harga barang di Pasar Tanah Abang terbilang lebih murah. Terlebih, ia bisa menegosiasikan harga apabila membeli dalam jumlah banyak.
Begitu juga Rozik (53), pedagang yang datang dari Lampung, rutin mengunjungi Pasar Tanah Abang setiap tahunnya untuk membeli stok pakaian yang akan dijualnya kembali.
Ia menambahkan, Pasar Tanah Abang selalu menjadi tempat yang tepat untuk mendapatkan barang-barang terbaru yang akan dijual kembali.
Load more