"Apabila saya rasa ada orang yang lebih mampu menggantikan saya, saya akan mundur. Namun jika belum ada, tolong biarkan saya bekerja. Karena saya tidak akan mundur dari sebuah penugasan seberat apapun situasinya sampai titik ujung perjuangan," tegasnya.
Dengan kondisi PFN yang seperti kapal oleng di tengah badai, Ifan kini berada di persimpangan jalan. Apakah dia mampu menyelamatkan PFN dari keterpurukan, atau justru akan menyerahkan tongkat estafet ke sosok yang lebih kuat? (nsp)
Load more