LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Ilustrasi setan menghasut Nabi Adam AS dan Siti Hawa dalam tafsir Surah Al-Baqarah ayat 36
Sumber :
  • Freepik

Setan Berhasil Menghasut Nabi Adam AS, Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 36

Tafsir Surah Al-Baqarah ayat 36 menekankan kisah Nabi Adam AS dan Siti Hawa telah terkena hasutan dari setan memakan buah Khuldi ketika tinggal di dalam surga.

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 17:01 WIB

tvOnenews.com - Tafsir Surah Al-Baqarah ayat 36 lebih menekankan untuk bercerita tentang Nabi Adam AS dan Siti Hawa.

Surah Al-Baqarah ayat 36 melanjutkan tafsir dari penjelasan ayat 35 sebelumnya tentang anjuran Nabi Adam AS menjauhi Pohon Khuldi.

Maka, tafsir Surah Al-Baqarah ayat 36 menjelaskan larangan Allah SWT telah dilanggar oleh Nabi Adam AS.

Nabi Adam AS melanggar peringatan dari Allah SWT karena memakan buah khuldi menjadi pembahasan utama dalam tafsir Surah Al-Baqarah ayat 36.

Baca Juga :

Pelanggaran tersebut berasal dari setan yang berusaha terus mempengaruhi Nabi Adam AS di pembahasan Surah Al-Baqarah ayat 36.

Tafsir ini menunjukkan umat manusia selalu mengingat untuk menghindari atas larangan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

Dikutip tvOnenews.com melalui Quran Kementerian Agama (Kemenag) RI, tafsir Surah Al-Baqarah ayat 36 ini mengambil judul "Setan Berhasil Menghasut Nabi Adam AS".

Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 36

فَاَزَلَّهُمَا الشَّيْطٰنُ عَنْهَا فَاَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيْهِ ۖ وَقُلْنَا اهْبِطُوْا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۚ وَلَكُمْ فِى الْاَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَّمَتَاعٌ اِلٰى حِيْنٍ

Fa'azallahumasy-syaitaanu ‘anhaa fa akhrajahumaa mimmaa kaanaa fiih, wa qulnahbituu ba‘dukum liba‘din ‘aduww, wa lakum fil-ardi mustaqarruw wa mataa‘un ilaa hiin.

Artinya: "Lalu, setan menggelincirkan keduanya darinya17) sehingga keduanya dikeluarkan dari segala kenikmatan ketika keduanya ada di sana (surga). Kami berfirman, "Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain serta bagi kamu ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan." (QS. Al-Baqarah, 2:36)

Tafsir ayat 36 menjelaskan bahwa Nabi Adam AS telah melanggar atas larangan yang pernah diperingatkan oleh Allah SWT kepadanya.

Hal ini bermula setan yang telah menjadi golongan kafir berhasil memperdayakan Nabi Adam AS dan Siti Hawa.

Setan terus melakukan berbagai upaya agar Nabi Adam AS dan Siti Hawa keluar dari surga dan menentang perintah Allah SWT.

Tipu daya setan pun sangat mudah mempengaruhi Nabi Adam AS dan Siti Hawa agar segera memakan buah Khuldi.

Padahal Allah SWT telah memperingatkan Nabi Adam AS dan Siti Hawa dilarang mendekat Pohon Khuldi.

Nabi Adam AS dan Siti Hawan tidak lagi merasakan kenikmatan surga setelah memakan buah terlarang itu.

Meski pelanggaran tersebut menunjukkan Nabi Adam AS yang terbuat dari tanah liat sebagai bentuk mempunyai titik lemah.

Kelemahan tersebut meliputi keinginan sebagai naluri manusia untuk kekal abadi di dalam surga.

Hal ini mengingat surga menjadi gudang materi yang bisa membuat penghuninya terasa abadi untuk terus merasakan kenikmatan di dalamnya.

Allah SWT langsung memberikan sanksi kepada Nabi Adam AS dan Siti Hawa dengan melepas pakaian yang dikenakan mereka.

Nabi Adam AS dan Siti Hawa langsung bergegas mencari pakaian untuk menutupi aurat mereka dengan menggunakan daun-daun pohon dari surga.

Tak hanya itu, Nabi Adam AS dan Siti Hawa mendapat perintah keras agar segera turun ke dunia.

Namun, hal itu berdampak buruk karena akan menciptakan permusuhan baik antara Nabi Adam AS dengan setan ataupun sesama manusia itu sendiri.

Allah SWT menyampaikan adanya kenikmatan dan kesenangan saat Nabi Adam AS sebagai manusia akan hidup berdampingan di bumi.

Kenikmatan dunia berakhir ketika hari Kiamat tiba meski waktunya belum diketahui manusia dan sudah ditentukan oleh Allah SWT.

Allah SWT mempersilahkan Nabi Adam AS dan Siti Hawa menikmati seluruh fasilitas yang ada di dalam bumi.

Misalnya fasilitas-fasilitas tersebut meliputi makanan, minuman, flora, fauna dan sebagainya.

Kisah ini pun menjadi babak baru bagi Nabi Adam AS untuk memposisikan dirinya sebagai khalifah di bumi.

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Ragnar Oratmangoen Akui Kurang Suka Jakarta karena 2 Alasan, Meskipun Sangat Cinta Indonesia Negara Toleran dalam Beragama

Ragnar Oratmangoen Akui Kurang Suka Jakarta karena 2 Alasan, Meskipun Sangat Cinta Indonesia Negara Toleran dalam Beragama

Ragnar Oratmangoen sebagai pemain Timnas Indonesia ini menjelaskan, kalau ia merasa kurang nyaman atau suka dengan Kota Jakarta. Bukan tanpa alasan, berikut ..
Judi Online Slot Makin Meresahkan, Bareskrim Polri Sita Aset Capai Puluhan Miliar Rupiah

Judi Online Slot Makin Meresahkan, Bareskrim Polri Sita Aset Capai Puluhan Miliar Rupiah

Bareskrim Polri mengungkap sejumlah aset yang disita terkait kasus judi online di Indonesia yang makin meresahkan. Aset yang disita capai miliaran rupiah.
Tak Malu-malu Lagi, Betrand Peto Minta Satu Hal ini ke Sarwendah: Setiap Hari…

Tak Malu-malu Lagi, Betrand Peto Minta Satu Hal ini ke Sarwendah: Setiap Hari…

Jauh sebelum perceraian Sarwendah dan Ruben Onsu, Betrand Peto ternyata sempat meminta permintaan khusus pada ibu sambungnya. Seperti apa? Simak artikelnya
Siasat Penggantian Diksi Perampasan Aset Jadi Pemulihan Bikin Polemik, Pengamat Singgung DPR yang Tak Sejalan dengan Pemerintah

Siasat Penggantian Diksi Perampasan Aset Jadi Pemulihan Bikin Polemik, Pengamat Singgung DPR yang Tak Sejalan dengan Pemerintah

Pengamat hukum dan politik Pieter Zukifli menyoroti siasat di balik rencana penggantian diksi perampasan jadi pemulihan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Tak Tunggu Pilkada Usai, KPK Bakal Lakukan Penahanan kepada Bupati Situbondo Karna Suswani soal Kasus Korupsi Dana PEN

Tak Tunggu Pilkada Usai, KPK Bakal Lakukan Penahanan kepada Bupati Situbondo Karna Suswani soal Kasus Korupsi Dana PEN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal segera melakukan penahanan kepada tersangka Bupati Situbondo Karna Suswani soal kasus dugaan korupsi alokasi dana pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Para Petani Milenial Diajak Jadi Anggota Polisi Bakomsus, Polda Kalsel Ungkap Syaratnya

Para Petani Milenial Diajak Jadi Anggota Polisi Bakomsus, Polda Kalsel Ungkap Syaratnya

Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengajak para petani milenial bergabung menjadi anggota polisi melalui seleksi rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Bidang Pertanian, Bidang Perikanan, dan Bidang Peternakan.
Trending
Ragnar Oratmangoen Akui Kurang Suka Jakarta karena 2 Alasan, Meskipun Sangat Cinta Indonesia Negara Toleran dalam Beragama

Ragnar Oratmangoen Akui Kurang Suka Jakarta karena 2 Alasan, Meskipun Sangat Cinta Indonesia Negara Toleran dalam Beragama

Ragnar Oratmangoen sebagai pemain Timnas Indonesia ini menjelaskan, kalau ia merasa kurang nyaman atau suka dengan Kota Jakarta. Bukan tanpa alasan, berikut ..
Tak Malu-malu Lagi, Betrand Peto Minta Satu Hal ini ke Sarwendah: Setiap Hari…

Tak Malu-malu Lagi, Betrand Peto Minta Satu Hal ini ke Sarwendah: Setiap Hari…

Jauh sebelum perceraian Sarwendah dan Ruben Onsu, Betrand Peto ternyata sempat meminta permintaan khusus pada ibu sambungnya. Seperti apa? Simak artikelnya
Tak Tunggu Pilkada Usai, KPK Bakal Lakukan Penahanan kepada Bupati Situbondo Karna Suswani soal Kasus Korupsi Dana PEN

Tak Tunggu Pilkada Usai, KPK Bakal Lakukan Penahanan kepada Bupati Situbondo Karna Suswani soal Kasus Korupsi Dana PEN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal segera melakukan penahanan kepada tersangka Bupati Situbondo Karna Suswani soal kasus dugaan korupsi alokasi dana pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Siasat Penggantian Diksi Perampasan Aset Jadi Pemulihan Bikin Polemik, Pengamat Singgung DPR yang Tak Sejalan dengan Pemerintah

Siasat Penggantian Diksi Perampasan Aset Jadi Pemulihan Bikin Polemik, Pengamat Singgung DPR yang Tak Sejalan dengan Pemerintah

Pengamat hukum dan politik Pieter Zukifli menyoroti siasat di balik rencana penggantian diksi perampasan jadi pemulihan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Para Petani Milenial Diajak Jadi Anggota Polisi Bakomsus, Polda Kalsel Ungkap Syaratnya

Para Petani Milenial Diajak Jadi Anggota Polisi Bakomsus, Polda Kalsel Ungkap Syaratnya

Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengajak para petani milenial bergabung menjadi anggota polisi melalui seleksi rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Bidang Pertanian, Bidang Perikanan, dan Bidang Peternakan.
Fakta Baru Kasus Temuan Mayat Pria di Drainaes Tol Bakauheni, 15 Orang Saksi Diperiksa

Fakta Baru Kasus Temuan Mayat Pria di Drainaes Tol Bakauheni, 15 Orang Saksi Diperiksa

Polisi memeriksa 15 orang sebagai saksi dalam penemuan mayat pria di drainase Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 03 B Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lamsel.
Judi Online Slot Makin Meresahkan, Bareskrim Polri Sita Aset Capai Puluhan Miliar Rupiah

Judi Online Slot Makin Meresahkan, Bareskrim Polri Sita Aset Capai Puluhan Miliar Rupiah

Bareskrim Polri mengungkap sejumlah aset yang disita terkait kasus judi online di Indonesia yang makin meresahkan. Aset yang disita capai miliaran rupiah.
Selengkapnya
Viral