Terlebih masalah air bersih, yang menjadi kendala pada keberangkatan haji di 2024 lalu.
"Air. Itu yang harus diselesaikan. Tahun lalu saja menggunakan mobil tangki, karena belum ada yang permanen," ujarnya.
Dia berharap, ke depan Asrama Haji Indramayu sudah lebih siap melayani keberangkatan dan kepulangan jamaah.
Sebab besar kemungkinan seluruh jamaah haji dari Jabar, bahkan Jawa Tengah bakal berangkat melalui Embarkasi BIJB Kertajati.
"Karena ada kemungkinan pada saatnya nanti, semua kloter haji dari Jawa itu semuanya akan di Indramayu. Kita antisipasi seperti itu. Jadi harus siap semuanya," katanya.
Terkait rencana Kanwil Kemenag Jabar untuk menjadikan Asrama Haji Indramayu sebagai badan layanan, Bey mengaku pihaknya akan mendukung dengan harapan pelayanan dapat berjalan profesional dan kekurangan, yang menjadi hambatan maupun keluhan jamaah haji ketika akan berangkat melalui Asrama Haji Indramayu tidak lagi terjadi.
"Kalau memang nantinya bisa badan layanan, bisa memberikan pendapatan bagi Kementerian Agama. Nah harusnya airnya sudah tidak masalah," pungkasnya. (ant/kmr)
Load more