Brkic nahasnya jarang menyentuh si kulit bundar. Hal ini membuat hasil akhir Garuda Asia kontra Panama U-17 berakhir skor 1-1.
Setelah itu, Brkic tidak terlihat lagi menjadi bagian skuad Timnas Indonesia U-17, bahkan tak ada namanya di Garuda Asia kala berkiprah di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Meski begitu, Brkic tidak sekadar hanya menjadi pemain diaspora belaka yang pernah dapat kesempatan membela Garuda di level muda.
Ayah amar Brkic menjalani profesinya, yakni dokter dari keturunan Bosnia di Jerman. Ada pun sang ibu memegang status Warga Negara Indonesia (WNI).
Dinukil melalui laman resmi Muhammadiyah, Jumat (7/2/2025), Brkic adalah pemain diasporan memiliki keturunan dari Kebumen.
Ibu Amar Brkic, dr. Diyah Nahdiyati ternyata berstatus sebagai anggota di organisasi Islam (ormas) Muhammadiyah.
Load more