Insiden highside yang dialami oleh Martin pun membuat bendera merah alias red flag dikibarkan, dan membuat sang pembalap segera dilarikan ke pusat medis terdekat.
Sebelumnya Jorge Martin dikabarkan mengalami nyeri di bagian kaki dan
tangan. Namun Aprilia Racing tak lama kemudian memberikan kabar terkini soal kondisi sang pembalap.
Melansir dari Crash, Aprilia mengumumkan bahwa Martin tak memungkinkan untuk melanjutkan sesi tes pramusim di MotoGP 2025 Sepang.
Pasalnya, rider asal Spanyol itu menbgalami patah tulang tangan kanan dan kaki kiri, sehingga harus kembali ke Eropa untuk menjalani operasi.
"Jorge Martin didiagnosa mengalami patah tulang tangan kanan dan beberapa patahan di kaki kirinya. Dia sudah menjalani CT scan dan MRI, dan hasilnya tidak ada cedera," bunyi pernyataan Aprilia.
"Martin akan bermalam di rumah sakit dan besok dia akan terbang kembali ke Eropa untuk menjalani operasi di tangan kanan dan kaki kirinya,"
"Jorge Martin menderita patah tulang tertutup di kelingking tangan kanan dan patah tulang tertutup di tulang jari tengah, jari manis dan kelingking kaki kirinya," tulis pernyataan tim.
Load more